BJB
hut bjb

Festival Al-Azhom Jadi Ajang Wisata Religi

Festival Al-Azhom Jadi Ajang Wisata Religi

Wali Kota Tangerang, Sachrudin bersama jajaran Forkominda Kota Tangerang, memukul bedug saat meresmikan pembukaan festival Al-Azhom dan MTQ tingkat Pelajar Se-Kota Tangerang di Masjid Al-Azhom, Senin 15 Juni 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wali Kota Tange­rang, Sachrudin, secara resmi mem­buka gelaran Festival Al-Az­hom ke-13 yang dirangkaikan de­ngan Musabaqah Tilawatil Qur­an (MTQ) tingkat Pelajar pertama di Kota Tangerang. Acara pembukaan ini berlangsung di Masjid Raya Al-Azhom pada Senin, 15 Juni 2026.

Festival tahunan yang bertepatan dengan menyambut Tahun Ba­ru Islam 1448 Hijriah. Hal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam, mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah, sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Sachrudin mengatakan, Festival Al-A'zhom telah menjadi agenda rutin sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Tangerang. Ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan festival ini sebagai wadah refleksi diri.

"Festival Al-A'zhom menjadi mo­mentum bagi kita semua untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan se­mangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik," ujar Sachrudin dalam sambutannya.

Menurutnya, festival ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang silaturahmi untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dan sunah dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, Pem­kot Tangerang ingin meneguhkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin yang membawa kedamaian dan keberkahan lewat penguatan ukhuwah islamiah serta kepedulian sosial.

Pada gelaran festival Al-Azhom tahun ini sangat istimewa, kata Sachrudin, pertama kalinya, Pemkot Tangerang sekaligus menghadirkan MTQ tingkat Pelajar se-Kota Tangerang sebagai bagian dari rangkaian festival.

Sachrudin menyampaikan, pentingnya wadah positif seperti MTQ ini di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi. Festival Al-A'zhom harus men­jadi ruang kreativitas bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan memperkuat kecintaan pada nilai keislaman.

"Kita berharap Festival Al-A'zhom tidak hanya melahirkan para juara lomba, tetapi juga melahirkan generasi emas yang cerdas, kreatif, beriman, berkarakter, serta siap menjadi pemimpin di masa depan yang membanggakan Kota Tangerang," tuturnya. 

Ia juga berpesankepada para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas.

Selain MTQ tingkat Pelajar, dalam rangkaian festival Al-Azhom tersebut, panitia telah menyiapkan suguhan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Tabligh Akbar, santunan anak yatim bersama Baznas Kota Tangerang, Fashion Show busana muslim, hingga doa dan zikir bersama.

Sachrudin menambahkan, gelaran festiv Al-Azhom ini tak hanya fokus menyajikan pada aspek spi­ritual, Festival Al-A'zhom 2026 juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui kehadiran bazar UMKM. 

Ia berkomitmen penuh untuk mendukung pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas. "Kehadiran bazar UMKM membuktikan bahwa kegiatan keagamaan juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kami ingin UMKM ini semakin berkembang, naik kelas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis," pung­kasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DKM Masjid Raya Al-Azhom, KH Sopian Rosada mengatakan, pihaknya Festival Al-Azhom ke-13 ini dirancang bukan sekadar sebagai perayaan, melainkan sebagai wa­dah dakwah, syiar Islam, dan pusat wisata religi bagi masyarakat.

Menurut dia, festival ini telah menjadi bagian yang melekat di hati warga Tangerang. Festival ini memadukan esensi spiritual dengan ruang interaksi sosial yang hangat.

Sumber: