Calhaj 2026 Diberangkatkan di Embarkasi Cipondoh

Rabu 08-04-2026,21:43 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Andi Suhandi

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Calon jamaah haji asal Provinsi Banten di musim haji tahun ini akan diberangkatkan melalui Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh sebagai Embarkasi Haji Provinsi Banten, yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh, Kota Tangerang.

Pemberangkatan calon jamaah haji asal Provinsi Banten ini perdana yang diberangkatkan melalui Embarkasi Cipondoh bernama Hotel Grand El Hajj.

Kabag TU Kanwil Kementerian Haji Banten, Nasrul Latif mengatakan, pihaknya saat in tengah melakukan persiapan teknis untuk menyambut para tamu Allah sudah memasuki tahap final. Ia menyebut, di musim haji tahun ini, berdasarkan data pra-manifest, total calon jamaah haji di wilayah Provinsi Banten yang akan diberangkatkan mencapai 9.191 orang. Angka ini terdiri dari 8.996 jamaah reguler yang total kuota Banten sebanyak 9.124 orang, ditambah dengan petugas kloter dan pembimbing ibadah. 

Nasrul menyampaikan, seluruh jamaah yang terdata telah menyelesaikan proses pelunasan biaya haji. ”Jadi jumlah total calon jamaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 9.191 jamaah,” ungkap Nasrul saat ditemui di Asrama Haji Banten, Rabu, (8/4). 

Dari jumlah tersebut, kata Arul sapaan akrabnya, penyelenggaraan tahun ini  dibagi menjadi 24 kelompok terbang (kloter). Mengingat adanya sisa kursi pesawat, kloter terakhir kemungkinan besar akan menjadi kloter gabungan dengan provinsi lain, seperti DKI Jakarta.”Setiap kloter nantinya akan diisi oleh sekitar 393 calon jamaah termasuk petugas. Sistem keberangkatan diatur secara bergilir setiap hari berdasarkan wilayah kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya.

Arul memaparkan, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, kloter pertama berasal dari Kota Tangerang akan mulai memasuki asrama pada 21 April 2026. Pada 22 April akan langsung diterbangkan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Cipondoh. Disinggung adanya kekhawatiran masyarakat terkait situasi geopolitik di Timur Tengah, Arul mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus memberikan dukungan doa.

”Mari kita saling mendoakan agar para jamaah mulai dari keberangkatan hingga pemulangan dengan selamat, tetap dalam kondisi sehat. Kita doakan para jamaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.

Kemegahan empat gedung bertingkat di Asrama Haji Banten kini menjadi ikon baru kesiapan ibadah haji di Provinsi Banten. Meski gedung-gedung utama telah berdiri kokoh, perhatian kini tertuju pada kesiapan infrastruktur penunjang, terutama area parkir yang menjadi krusial saat mobilisasi massa dalam skala besar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area parkir saat ini masih dalam tahap pengerjaan intensif. Secara keseluruhan, lahan parkir Asrama Haji Banten diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 unit kendaraan roda empat atau minibus. Kapasitas ini dianggap vital untuk mengakomodasi kendaraan pengantar maupun bus operasional jamaah.

Namun, terdapat beberapa titik yang progresnya lebih maju dibanding area lainnya yakni pelataran area parkir Gedung I, pengerasan lahan menggunakan paving block (konblok) sudah selesai dilakukan. Area ini diperkirakan memiliki kapasitas tampung sekitar 50 unit mobil.

Selain kendaraan roda empat, tersedia area khusus sepeda motor disamping gedung I yang diprediksi mampu menampung hingga 200 unit kendaraan.

Pelaksanaan keberangkatan perdana calon jamaah haji dari Asrama Haji Banten ini menjadi perhatian serius bagi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji, Provinsi Banten selaku pengelola Embarkasi Cipondoh dengan kondisi fasilitas infrastruktur area lahan parkir tersebut.  Hilir mudik kendaraan jamaah haji dengan ketersediaan lahan parkir yang memadai menjadi syarat mutlak agar tidak terjadi kemacetan di ruas Jalan KH Hasyim Asyari yang memang dikenal padat.

Petugas pengelola Asrama Haji Banten, Tutun menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengebut pembangunan infrastruktur area khususnya lahan parkir agar seluruhnya dapat digunakan secara maksimal sebelum kloter pertama tiba. ”Yang sedang dikerjakan di bawah itu adalah fasilitasi jalan dan area parkir. Seluruhnya sedang proses pengerjaan dan akan dilakukan betonisasi, supaya jamaah haji merasa nyaman,” jelasnya.

Meski demikian, Tutun menegaskan, terkait mekanisme kedatangan calon jamaah haji, pihaknya akan menerapkan aturan ketat. Hal itu guna menjaga kekondusifan asrama. Menurutnya, area asrama hanya diperuntukkan bagi jamaah haji yang datang menggunakan bus resmi. Bagi keluarga pengantar hanya diperbolehkan melepas jamaah di titik keberangkatan di masing-masing wilayah kabupaten/kota saat seremoni pelepasan oleh pemerintah daerah.

”Musim haji tahun ini kendaraan yang masuk ke Embarkasi Cipondoh ini hanya kendaraan bus-bus resmi yang mengantarkan jamaah haji dari daerahnya masing-masing. Keluarga jamaah haji tidak diperkenankan masuk ke lingkungan Embarkasi Cipondoh,” tegasnya.

Kategori :