Layanan RSUD Ditarget Bisa Setara Swasta

Senin 06-04-2026,21:19 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan me­nargetkan layanan rumah sa­kit milik pemda atau RSUD memiliki layanan setara RS swasta. Hal ini ia ungkapkan saat memimpin rapat evaluasi dan monitoring pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan se­­mester II tahun 2025. Rapat ini digelar di ruang Display Balai Kota Tangsel, Senin (6/4).

Rapat tersebut bertujuan untuk mengukur capaian ki­nerja sekaligus menyusun pe­rencanaan pengembangan layanan kesehatan di Kota Tangsel, baik di puskesmas, rumah sakit umum (RSU), maupun laboratorium kese­hatan daerah (Labkesda).

Pilar mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari pendapatan BLUD hingga kualitas pela­yanan dan fasilitas kesehatan.

“Evaluasi ini untuk melihat pencapaian sekaligus perenca­naan ke depan. Kita ukur pen­dapatan, kualitas pelaya­nan, fasilitas, dan lainnya agar BLUD terus bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang profesional,” ujarnya kepada wartawan seusai me­mimpin rapat, Senin (6/4).

Pilar menambahkan, para­digma pelayanan kesehatan harus diubah. Ia menekankan bahwa fasilitas kesehatan mi­lik pemerintah tidak boleh lagi dipandang sebagai pilihan terakhir bagi masyarakat.

“Dulu mindset-nya pelaya­nan kesehatan pemerintah itu seolah-olah pilihan ter­akhir. Ini harus diubah. Pelaya­nan kita harus jadi pilihan utama masyarakat,” tambah­nya.

Pilar mengakui, meskipun layanan kesehatan di Kota Tangsel telah mendapat peni­laian baik dari Kementerian Kesehatan namun, peningka­tan kualitas tetap harus dila­kukan, terutama dalam aspek pelayanan dan fasilitas.

Ia mencontohkan, rumah sakit swasta mampu menjadi tujuan layanan kesehatan ka­rena didukung pelayanan yang prima dan fasilitas yang memadai. “Kita harus belajar dari rumah sakit seperti RS Premier, Eka Hospital atau rumah sakit besar lainnya. Bukan hanya penanganan medis, tapi juga hospitality dan fasilitas yang harus diting­katkan,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkot Tangsel tengah menyiapkan berbagai strategi pengembangan, ter­masuk membuka peluang pem­biayaan di luar APBD me­lalui kerja sama investasi atau skema lainnya.

“Kalau bisa menghasilkan pendapatan, kenapa tidak kita cari skema pembiayaan lain. Yang penting pelayanan tetap terbaik,” katanya.

Pilar juga mengungkapkan rencana pengembangan fasi­litas, salah satunya pembangu­nan gedung baru di belakang RSU Kota Tangsel yang dituju­kan untuk meningkatkan la­yanan, termasuk segmen pasien umum maupun peng­guna asuransi.

“Kita ingin ke depan ada layanan seperti Rumah Sakit Premier maupun RSCM Ken­cana. Jadi masyarakat yang bayar pribadi atau pakai asu­ransi juga bisa dilayani dengan fasilitas yang baik,” ungkapnya.

Selain itu, Pilar juga mene­kankan pentingnya standa­risasi pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan milik pe­merintah, baik puskesmas maupun rumah sakit. 

“Saya minta SOP pelayanan diseragamkan. Jadi masyarakat datang ke puskesmas mana pun, baik di Pondok Jagung, Serpong Utara, atau Ciputat, pelayanannya harus sama,” tegasnya.

Menurutnya, BLUD memiliki dua tanggung jawab utama, yakni memberikan pelayanan prima kepada masyarakat se­kaligus mampu menghasil­kan pendapatan untuk men­dukung operasional.

Kategori :