Pasar Murah Digelar 10 Maret di KP3B

Kamis 05-03-2026,20:11 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten memastikan akan menggelar pasar murah di lapangan Masjid Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (10/3).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperin­dag) Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan bah­wa penetapan pasar murah tersebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama, dan menetapkan agenda rutin pada Selasa mendatang.

"Jadi sudah kita agendakan hari Selasa, tanggal 10 Maret," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang besar yang akan mengisi di pasar murah terse­but. Bahkan ia menyebut akan ada 30 distributor yang ber­jualan di halaman masjid.

"Kemarin kami sudah rapat, jadi ada 30 distributor atau pedagang besar, kita juga akan mengundang OPD terkait se­perti Dinas Ketahanan Pa­ngan (Ketapang) dan lainnya untuk mengisi di pasar mu­rah," ujarnya.

Iwan menyebutkan, bebe­rapa komoditas yang akan dihadirkan, diantaranya da­ging ayam beku, daging sapi beku, beras, bawang merah dan putih, minyak goreng, hingga cabai.

"Bahkan kami minta kepada distributor cabai untuk mem­perbanyak, karena harganya yang tinggi pasti permintaan dari masyarakat juga banyak," ungkapnya.

Ia mengaku, tujuan pasar murah ini untuk menjaga daya beli warga di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap melonjak, apalagi periode Ramadan, dan Idul Fitri. 

Selain membantu meringan­kan beban pengeluaran rumah tangga, pasar murah berfungsi sebagai instrumen pengen­dalian inflasi daerah. Dengan mendistribusikan barang kebu­tuhan pokok langsung ke konsu­men, pemerintah berupaya menekan spekulasi harga di tingkat pedagang dan memasti­kan rantai pasok tetap stabil.

"Kami pastikan harganya lebih murah, karena ini dari distributor langsung," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Dis­perindag Banten juga akan memberikan kupon potongan harga yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mam­pu. Dengan begitu seluruh masyarakat mulai dari kala­ngan bawah bisa berbelanja di Pasar Murah.

"Jadi bagi masyarakat pene­rima manfaat nanti bisa be­lanja di Pasar Murah tentunya dengan harga yang jauh lebih murah lagi. Tapi di sana nanti semua kalangan masyarakat bisa mem­beli dengan tertib," jelasnya. 

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan Tim Pe­ngen­dali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten memiliki tugas utama yakni memastikan ketersediaan pasokan pangan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah menjelang Ramadan dan Idul Fitri. De­ngan begitu pasokan aman dan harga komoditas terjaga.

"Menjadi tugas kita memas­tikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri terjaga. Distribusi harus lancar dan stok tersedia," katanya.

Untuk itu, Pemprov Banten bersama TPID menyiapkan sejumlah langkah konkret, di antaranya pelaksanaan pa­sar murah, penguatan ope­rasi pasar, serta pelancaran distribusi komoditas strategis. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, BUMD pangan, pelaku usaha, dan instansi vertikal.

Kategori :