TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT TIMUR — Polsek Ciputat Timur (Cipim), Polres Tangsel menggandeng Brimo Batalyon C untuk menekan angka kejahatan jalanan di wilayahnya. Petugas gabungan ini menggelar Patroli Strong Point Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) cipta kondisi di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut juga dilakukan sebagai upaya mewujudkan Zero Tawuran.
Patroli dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 00.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Ciputat dan Ciputat Timur.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Hanafi selaku Perwira Pengawas (Pawas) dengan melibatkan 25 personel gabungan.
“Sebanyak 12 personel Polsek Ciputat Timur berada di bawah pimpinan IPTU Hanafi, sementara 13 personel lainnya merupakan anggota Brimob Batalyon C yang dipimpin IPDA Kahfi selaku Dantim Patra,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/2).
Bambang menambahkan, dalam pelaksanaannya personel gabungan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang berpotensi terjadi tawuran remaja, balap liar, serta kejahatan jalanan lainnya. “Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan efek preventif serta menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan dini hari,” tambahnya.
Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar bertindak tegas, profesional, dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, serta mengedepankan langkah preventif dan persuasif guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Adapun sasaran utama kegiatan ini adalah pencegahan tindak kejahatan Curat, Curas, dan Curanmor (3C) serta mengantisipasi potensi aksi tawuran yang melintas di wilayah perbatasan,” jelasnya.
Melalui langkah preventif tersebut, ruang gerak pelaku kejahatan diharapkan dapat diminimalisir sehingga tercipta stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
“Kegiatan KRYD dan patroli strong point ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polsek Ciputat Timur dalam menjaga stabilitas keamanan serta mewujudkan wilayah yang aman, nyaman, dan bebas dari tawuran,” tutupnya. (bud)