TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Ibu rumah tangga asal Kecamatan Pasarkemis, Siti bercerita rutinitas mengantar anak sekolah. Ibu tiga anak ini biasa melawati jalan arteri dari rumahnya ke SDN 3 Pasarkemis, Kabupaten Tangerang.
Baginya perjalanan mengantar anak sekolah sempat jadi lebih menegangkan sejak hujan deras melanda. Jalan yang biasanya mulus berubah menjadi berlubang dan tergenang.
Kini, ia melihat ada perubahan, petugas datang sejak pagi menutup lubang dan merapikan drainase. Pemda gerak cepat, dan warga pun mulai kembali bernapas lega.
"Alhamdulillah sekarang lobang jalan pada ketutup. Enak lewatnya engga tegang lagi," akunya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (11/2).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengatakan, curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Tangerang dalam beberapa pekan sejak awak Januari berdampak pada kondisi infrastruktur jalan. Kata dia, genangan air yang muncul akibat cuaca ekstrem memicu kerusakan struktur permukaan jalan hingga menyebabkan lubang di sejumlah ruas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Kami merespon akan kondisi cuaca melakukan gerak cepat. Kami melakukan mitigasi sekaligus perbaikan jalan di berbagai titik," jelasnya.
Iwan memaparkan, hasil mitigasi dan data penanganan lapangan total terdapat 88 titik kerusakan jalan yang telah ditangani sejak Januari hingga Februari 2026.
Rincinya, sebaran titik perbaikan dilakukan oleh delapan Unit Pelaksana Teknis (UPT) DBMSDA Kabupaten Tangerang yakni, penanganan di UPT Wilayah I sebanyak 20 titik, UPT Wilayah II sebanyak 11 titik, UPT Wilayah III sebanyak 17 titik, UPT Wilayah IV sebanyak 6 titik, UPT Wilayah 5 sebanyak 8 titik, UPT Wilayah 6 sebanyak 12 titik, lalu di UPT Wilayah 7 sebanyak 3 titik dan di UPT Wilayah 8 sebanyak 11 titik.
"Total ada 88 titik kerusakan di perbaiki dari Januari hingga Februari dengan metode hotmix. Diantaranya di ruas Legok - Karawaci, ruas Curug - Cukang Galih, ruas Jalan Syekh Nawawi, ruas jalan Ranca Gede - Jeunjing di Kecamatan Cisoka dan juga di ruas jalan Pasar kemis - Rajeg Kecamatan Pasar Kemis," paparnya.
Iwan mengungkapkan, langkah cepat perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas warga. Terutama di ruas-ruas yang menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi logistik dan aktivitas sosial ekonomi lainnya.
"Selain penambalan dan perbaikan permukaan jalan, kami melakukan pemantauan berkala pada titik-titik rawan genangan untuk mencegah kerusakan berulang selama kondisi cuaca ekstrem ini," jelasnya. (sep)