TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sebanyak 19 wartawan dari berbagai media di Provinsi Banten mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Hotel Le Semar, Kota Serang, Selasa (10/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat standar profesionalisme dan kualitas jurnalistik di daerah.
UKW yang berlangsung selama tiga hari tersebut menguji kemampuan peserta sesuai jenjang, mulai dari wartawan muda, madya hingga utama. Materi yang diujikan meliputi pemahaman kode etik jurnalistik, teknik peliputan, penulisan berita, hingga wawasan kebijakan publik.
Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi menegaskan UKW bukan sekadar formalitas, melainkan proses pengujian menyeluruh terhadap kompetensi wartawan. “UKW adalah instrumen untuk memastikan wartawan bekerja sesuai standar kompetensi dan kode etik jurnalistik. Ini penting agar produk jurnalistik yang dihasilkan kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan kompetensi wartawan daerah menjadi kunci menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi digital. “Pers daerah memiliki peran strategis dalam mengawal isu-isu lokal. Karena itu, kompetensinya harus terus diperkuat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin yang hadir dalam pembukaan kegiatan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan UKW tersebut. Ia menilai kompetensi wartawan sangat menentukan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Kita harus familiar dengan media. Sebagian tugas kita sebagai birokrat akan terinformasikan kepada publik melalui rekan-rekan wartawan,” ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh alergi terhadap kritik. Informasi dari media, kata dia, kerap membantu pemerintah merespons persoalan masyarakat secara cepat. “Kita tidak boleh alergi terhadap kritik. Bahkan sering kali informasi dari wartawan membantu kami untuk segera turun tangan,” tuturnya.
Melalui UKW ini diharapkan wartawan di Banten semakin profesional dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap media. (ald)