Pemkab Lebak Gelar Pasar Murah di 28 Kecamatan

Senin 02-02-2026,21:15 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Per­in­dustrian dan Per­da­ga­ngan (Disperindag) akan menggelar pasar murah menjelang Ramadan 1447 H. Program ini di­laksanakan di 28 keca­matan di Kabupaten Le­bak sebagai upaya pengendalian inflasi, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga kurang mampu (miskin ekstrem). 

Rully Edward, Kepala Disperindag Kabupaten Lebak mengatakan, pasar murah akan dilaksanakan secara bertahap di ma­sing-masing kantor ke­camatan, dengan titik pembukaan dipusatkan di Plaza Rangkasbitung dan direncanakan di­hadiri langsung oleh Bupati Lebak.

“Ini dalam rangka pe­ngen­dalian inflasi dan mengurangi beban ma­syarakat menjelang Ra­madan. Biasanya men­jelang hari besar ke­agamaan, harga ke­bu­tuhan pokok cenderung naik, sehingga peme­rintah harus hadir men­jaga agar harga tetap ter­jangkau,” kata Rully, kepada wartawan, Senin (2/2).

Dia menjelaskan, me­kanisme pasar murah dilakukan menggunakan kupon yang diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan rentan. Namun, program ini bukan bantuan sosial (bansos), melainkan subsidi harga.

“Kupon dibagikan oleh ke­camatan melalui desa ke­pada masyarakat. Mereka tetap membeli, hanya saja harganya sudah disubsidi. Kalau kupon tidak terpakai, bisa dialihkan ke masyarakat lainnya,” ujarnya. 

Yani, Kabid Perdagangan Disperindag Lebak menam­bahkan, pada pasar murah kali ini, Pemkab Lebak menye­diakan dua jenis paket, yakni paket sembako dan paket telur.

Paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan terigu 1 kg. 

"Paket sembako tersebut dijual kepada masyarakat seharga Rp87.000, setelah mendapatkan subsidi sebesar Rp29.000," paparnya. 

Sementara paket telur 1 kg dijual hanya Rp20.000, dari harga pasar yang mencapai sekitar Rp27.500, dengan subsidi Rp8.000.

“Jika masyarakat membeli paket sembako dan telur sekaligus, cukup menyiapkan uang Rp107.000,” tambah Yani.

Adapun jumlah kupon yang disediakan dalam program pasar murah ini, kata dia, untuk kupon sembako seba­nyak 17.500 dan untuk kupon telur sebanyak 8.000. 

Untuk penyediaan bahan pokok, Pemkab Lebak menun­juk PT Lebak Niaga sebagai penyedia utama melalui dasar hukum Peraturan Bupati (Perbup). Selain itu, sejumlah UMKM lokal juga dilibatkan untuk mendukung kegiatan pasar murah.

“BUMD ditunjuk untuk pelaksanaan pasar murah, dan ini sudah sesuai dengan Perbup. Harapannya, inflasi terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” papar Yani.

Terpisah, Dirut PT Lebak Niaga, Ilham Akbar membenarkan jika BUMD Lebak Niaga menjadi penyedia kebutuhan pasar murah nanti. 

"Kita sudah siapkan 2.500 paket, insya Allah cukup, dan pelaksanaan bazar digelar besok Selasa di Plaza Lebak Mandala," ucapnya. (fad)

Kategori :