TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPR RI Komisi V, Selasa (27/1). Hadir pula Kementerian PKP. Agendanya, pembahasan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang di Lebakgedong tahun 2020.
Acep Dimyati, Wakil Ketua DPRD Lebak mengatakan, RDP tersebut merupakan tindak lanjut hasil RDP dengan Pemprov Banten beberapa waktu lalu. Disepakati Pemkab Lebak siap mengalokasikan anggaran pematangan lahan yang sudah disiap. Pemprov Banten juga sepakat akan membangun akses jalan menuju huntap yang saat ini masih tanah merah.
"Iya, Pemkab Lebak telah mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar untuk pematangan lahan, dan Pemprov Banten sendiri akan membantu dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan jalannya," katanya kepada Tangerang Ekspres melalui sambungan telepon, Selasa.
Menurut Acep, dalam RDP bersama DPR RI dan Kementerian PKP, pembanguan Huntap untuk 221 kepala keluarga (KK) di Lebakgedong tinggal menunggu pematangan lahan dan akses jalan selesai dibangun. Karena, PKP telah memastikan anggaran Rp56 miliar untuk pembangunan huntap telah disiapkan.
"Saat ini pembangunan huntap tinggal menunggu pematangan lahan dan pembangunan akses jalan selesai, karena PKP telah resmi menganggarkan Rp56 miliar untuk pembangunan 221 hutap," ujarnya.
Kata Acep, DPR RI melalui pimpinan RDP Ahmad Fauzi yang merupakan Anggota DPR RI dari Dapil Banten berjanji akan mengawal hasil RDP ini hingga pembangunan huntap selesai.
"Alhamdulillah RDP yang kita gelar di DPR RI ini membuahkan hasil yang baik, dan target pembangunan huntap sekitar bulan April," ucap Acep yang kini menjabat sebagai Ketua PKB Lebak.
Terpisah, Abah Ining, Ketua RW 002 di Huntara Lebakgedong mengatakan, dirinya dan warga huntara berharap apa yang dikatakan pimpinan DPRD Lebak ini bisa direalisasikan sesuai jadwal. Karena, sebelumnya Pemkab Lebak melalui Wakil Bupati Lebak juga pernah berjanji pembangunan huntap akan dibangun akhir tahun 2025.
"Kami hanya bisa berdoa dan menungggu kepastian saja, mudah-mudahan pembangunan huntap sesuai jadwal yakni April," tuturnya. (fad)