Tanamkan Budaya Tertib Lalin Sejak Dini

Minggu 25-01-2026,21:52 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Budaya terib lalu lintas harus ditanamkan sejak dini. Untuk itu, Satuan Lalu Lintas (Lalin) Polres Tang­sel terus melakukan edu­kasi dan sosialisasi kepada anak-anak tetang keselamatan berlalulintas. Sosialisasi dila­kukan dengan cara mengun­jungi sekolah maupun anak-anak dengam didampingi pa­ra guru mendatangi Polres Tangsel.

Kanit Keamanan Kesela­ma­tan (Kamsel) Satlantas Polres Tangsel Ipda Dedi Suryadi mengatakan, tahun ini pihak telah menerima kunjungan dari 4 sekolah terkait profesi polisi dan terutama terkait keselamatan berlalulintas.

”Kunjungan ini dalam rangka polisi sahabat anak (Polsanak) yang merupakan program da­ri Satlantas Polres Tangsel. Belum 1 bulan kita telah me­nerima 4 kali kunjungan dari sekolah berbeda,” ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026.

Dedi menambahkan, sekolah yang mengunjungi rata-rata tingkat PAUD dan TK. Saat berkunjung anak-anak diberi sosialisasi dan pemahaman tentang lalu lintas, profesi pol­ri, seragam yang yang di­pakai polisi, alat yang diguna­kan dan kendaraan yang di­gu­nakan.

”Jenjang TK ini lebih banyak yang datang tapi, ada juga yang kita kunjungi karena per­mintaan dan pesertanya diatas 100 orang,” tambahnya.

Menurutnya, setiap kunju­ngan ke Polres Tangsel ada sekitar 13-80 anak yang da­gang. ”Kunjungan ini juga men­jadi kurikulum di sekolah mereka, kunjungan ini bukan hanya ke polisi saja tapi ke Damkar dan kantor lainnya juga. Kunjungan ini adalah implementasi nyata,” jelasnya.

Dedi mengungkapkan, kun­jungan yang dilakukan me­rupakan langkah baik untuk perkenalkan rambu rambu sejak dini, baik cara menye­brang dan lainnya. Tentu ha­silnya tidak instan namun, akan terlihat beberapa tahun kedepan dan pihaknya ingin menanamkan tertib berlalu­lintas sejak dini.

”Saya sering sampaikan, kalau sedang berkendara de­ngan orang tua, terus melihat lampu merah diharapkan bi­lang agar berhenti. Ini pema­haman dasar dan diharapkan mereka jadi polisi cilik dan mengingatkan keluarga yang berkendara untuk tertib ber­lalu lintas,” ungkapnya.

Dengan kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mem­bangun kepercayaan ma­sya­rakat terhadap Polri. ”Polisi bukan lagi sosok yang mena­kutkan namun, menjadi saha­bat anak dan masyarakat.

”Guru dan orang tua ber­harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin ka­rena bermanfaat bagi anak-anak. Mereka bisa belajar ten­tang banyak hal dan men­jadi lebih berani,” tutupnya. (bud)

Kategori :

Terkait

Senin 25-08-2025,22:03 WIB

8 Bulan, 165 Sekolah Kunjungi Damkar