Ogah Bayar, Penumpang Ojol Ngajak Berantem

Selasa 20-01-2026,21:38 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, PINANG — Miris, seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban penipuan pe­numpangnya. Pasalnya, pa­sangan suami istri usai di­an­tar pengemudi ojol dari Stasiun Pesing, Jakarta Barat sampai Kampung  Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Ta­nge­rang malah tidak mau mem­bayar ongkosnya. Video kejadian tersebut viral diber­bagai platform media sosial.

”Seorang pengemudi ojol menjadi korban penumpang tak bayar perjalanan dari Sta­siun Pesing, Jakarta Barat me­nuju kawasan Neroktog, Kecamatan Pinang, pada Senin (19/1) pada pukul 14.30 WIB,” tulis akun Instagram @jabo­detabek24jam. 

Sedangkan pada akun X mi­lik @b3doel_ menyebutkan, sang driver Ojol mengaku me­nerima orderan dari titik penjemputan Stasiun Pesing dengan tujuan Warung Sanda Sandy, wilayah Naroktog, Ke­camatan Pinang.

Diketahui, penumpang sang Ojol tersebut merupakan pa­sa­ngan suami istri meminta menggunakan satu motor. De­ngan itikad niat baik, sang Ojol pun menyetujuinya. Ter­lebih kedua calon penum­pangnya berbadan kurus se­hingga bisa sekaligus dibawa dalam satu motor.

Sesampainya tiba di titik lo­kasi tujuan, kedua penum­pang berdalih mengambil uang terlebih dahulu menuju rumahnya di sekitar titik pe­ngantaran. Sang driver yang menunggu di pinggir jalan, tak lama kemudian, sejumlah warga setempat menghampiri dan memberi tahu bahwa pa­sangan tersebut memang kerap kali melakukan modus serupa, bahwa penumpangnya tersebut kerap naik ojek tetapi tidak pernah mau mem­ba­yarnya.

Setelah ditunggu sekira 15 menit lamanya, penumpang tersebut menghampirinya de­ngan tidak mengenakan baju. Bukannya membayar ongkos ojeknya, malah me­ngajak berkelahi. Kejadian tersebut memicu warga sekitar kesal atas ulah penumpang ojol tersebut. Sehingga nyaris adu jotos seorang warga de­ngan penumpang tersebut.

”Bensin saya habis dari Pe­sing anter kesini. Ongkosnya Rp57 ribu,” ungkap sang Ojol.

Pasangan suami istri tersebut jika memesan ojol kerap titik tujuan Warung Sanda Sandy yang ternyata merupakan wa­rung milik orang lain dan bukan alamat rumah mereka.

“Informasi dari warga, me­reka sudah sering seperti itu,” ujar sang driver.

Menurut sang ojol memba­gikan video ini ke media sosial agar para pengemudi ojol lain lebih waspada dan tidak men­jadi korban berikutnya.

ia berharap laporannya bisa membantu rekan-rekan sepro­fesi untuk mengenali modus penipuan penumpang yang kerap terjadi di kawasan ter­sebut. (ziz)

Kategori :

Terkait