"Kita ingin agar program ini jangan sampai disalahgunakan. Sekolah gratis ya harus benar-benar gratis dan tepat sasaran," jelasnya.
Terkait anggaran, Jamaluddin menyebut angka Rp104 miliar yang dialokasikan tahun lalu bisa saja berubah. Nilai final akan sangat bergantung pada seberapa banyak sekolah yang benar-benar patuh pada aturan yang berlaku.
"Bisa saja lebih rendah, tergantung hasil evaluasi. Jangan sampai sekolah yang masih menarik biaya justru tetap menerima anggaran," paparnya. (mam)