PMI Kabupaten Serahkan Aset ke Pemkot

Senin 12-01-2026,21:50 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Palang Merah Indone­sia (PMI) Kabupaten Serang secara resmi menyerahkan aset yang s­e­lama ini ditempati kepada Peme­rintah Kota (Pemkot) Serang. Lang­kah ini menjadi bagian dari duku­ngan terhadap percepatan pemba­ngunan dan penataan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.

Penyerahan aset dilakukan dalam agenda penandatanganan berita acara serah terima yang digelar di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah Kota Serang, Senin (12/1). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim menyampaikan bahwa penyerahan aset merupakan bentuk komitmen organisasi kemanusiaan dalam mendukung tata kelola pembangunan daerah. PMI, kata dia, tidak ingin menjadi bagian yang menghambat proses pembangunan yang tengah digencarkan Pemkot Serang. 

"PMI saja sebagai organisasi kemanusiaan sudah menyerahkan aset. Ini menjadi catatan penting bagi publik untuk bersama-sama mendukung pembangunan Kota Serang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, PMI Kabupaten Serang akan segera memindahkan aktivitas perkantoran ke wilayah Ciruas. Saat ini proses pem­bangunan kantor baru di kawasan Plawad tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada tahun 2026. Dengan kepindahan tersebut, seluruh kegiatan organisasi akan terpusat di Kabupaten Serang.

Fahmi menegaskan, sinergi antara PMI Kabupaten Serang dan Pemkot Serang akan terus diperkuat, terutama dalam pela­yanan kemanusiaan. Kerja sama lintas wilayah dinilai penting agar penanganan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan dapat berjalan optimal.

Penyerahan aset ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lem­baga lain yang masih memiliki aset di wilayah Kota Serang agar turut mendukung proses pem­bangunan. Terlebih, Kota Serang saat ini terus berbenah dalam rangka memperkuat posisinya sebagai pusat pemerin­tahan Provinsi Banten.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyambut baik langkah PMI Kabupaten Serang. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi upaya peme­rintah dalam menata wajah kota agar lebih tertib, rapi, dan estetik.

Pemkot Serang berencana me­man­faatkan aset tersebut secara produktif dengan tetap memper­hatikan tata ruang dan keindahan kawasan. Aset tersebut akan dise­wakan kepada pihak ketiga dengan konsep usaha yang tertata dan tidak merusak estetika ling­kungan sekitar. “Rencananya akan dise­wakan, mungkin untuk restoran atau usaha lain, tapi konsepnya harus bagus. Kalau tidak sesuai konsep, tidak akan saya izinkan,” katanya.

Budi menegaskan bahwa pena­taan kota membutuhkan keter­libatan semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat, orga­nisasi, dan lembaga lainnya. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun Kota Serang.

Ia juga berharap langkah PMI dapat menjadi pemantik bagi instansi lain, khususnya yang masih memiliki aset di wilayah Kota Serang, untuk melakukan hal serupa sesuai ketentuan perundang-undangan. (ald)

Kategori :