MEDAN - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda kotaMedan dan sekitar dalam tiga pekan terakhir ini. Namun, terkait kelangkaan tersebut pihak Pertamina mengaku tidak punya wewenang untuk itu. Karena, peran dan fungsi Pertamina sebagai lembaga penyalur. “Tugas kita menyalurkan sesuai kuota yang ditetapkan. Mengenai pengawasan, sesuai peraturan di pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM,” ujar Officer Communication & Relation PT Pertamina (Persero) MOR I Sumbagut, Arya Yusa Dwicandra, Kamis (5/10). Dia menyebutkan, sampai saat ini pihaknya menyalurkan masih sesuai kuota. Akan tetapi, mohon dimaklumi karena ada batas kuotanya jadi bila tidak ada permintaan tambahan maka tidak akan ada penambahan penyaluran. “Ini yang memang selalu jadi dilema Pertamina. Di satu sisi memang kami ditunjuk pemerintah menyalurkan elpiji 3 Kg bersubsidi sesuai kuota. Namun, di sisi lain Pertamina tidak bisa bertindak lebih karena fungsi pengawasan ataupun regulator tidak berada di kami. Sesuai UU No 22/2001 Pertamina tunduk di bawah BPH migas untuk bidang hilir, dan SKK migas untuk bidang hulu,” katanya. Disinggung mengenai wacana pemerintah untuk tepat sasaran terhadap gas 3 kg, Arya menuturkan pihaknya masih menunggu keputusan. “Selama aturannya kami harus menyalurkan elpiji subsidi, berapa pun ukurannya harus kita salurkan. Justru, 5,5 Kg ini diperuntukkan kalangan mampu yang masih membeli 3 Kg,” tuturnya. Diungkapkan dia, untuk memenuhi permintaan elpiji 3 Kg bersubsidi kepada masyarakat pihaknya menyelenggarakan Operasi Pasar di KotaMedan, Binjai dan Kabupaten Deliserdang, Rabu (4/10). Operasi pasar yang diselenggarakan pada 8 titik, menyalurkan sebanyak 4.480 tabung gas LPG 3 Kg. “Perlu diketahui bahwa elpiji 3 Kg hanya diperuntukkan bagi warga miskin dengan pendapatan kurang dari Rp1,5 juta per bulan dan usaha mikro,” ungkapnya. Dia menambahkan, distribusi gas 3 kg di wilayah Sumatera Utara hingga September 2017 berjumlah 255.657 metric ton atau sekira 85 juta tabung. Jumlah ini telah melebihi 1% dari kuota yang ditetapkan hingga bulan September yaitu 254.033 metric ton atau sekitar 84,6 juta tabung.(fir)
Gas 3 Kg Langka di Medan
Jumat 06-10-2017,02:23 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 23-08-2026,22:26 WIB
Ada Temuan Kasus TBC, Dinkes Turun ke Lingkungan Warga
Minggu 23-08-2026,20:37 WIB
Dalam Lima Tahun ke Depan, 2.458 ASN Pemprov Pensiun
Minggu 23-08-2026,22:14 WIB
Gowes Bareng Warga, Sachrudin Ajak Hidupkan Kembali Budaya Bersepeda
Minggu 23-08-2026,20:37 WIB
Pemkab Tangerang Didorong Akurasi Data, Potensi PAD Sektor Industri Perlu Dioptimalkan
Minggu 23-08-2026,21:36 WIB
Mahasiswa Tuding Pembangunan Banten Cuma Jadi Bancakan Proyek
Terkini
Minggu 23-08-2026,22:29 WIB
Brimob Gagalkan Dugaan Tawuran di Ciptim
Minggu 23-08-2026,22:26 WIB
Ada Temuan Kasus TBC, Dinkes Turun ke Lingkungan Warga
Minggu 23-08-2026,22:21 WIB
Gelar Lomba Rakyat dan Olahraga Tradisional, Semarak HUT ke-81 RI di Pemkot Tangerang
Minggu 23-08-2026,22:16 WIB
Wali Kota Sachrudin Tinjau Perbaikan Jalan Mohammad Toha, Pastikan Kualitas Jalan dan Selesai Tepat Waktu
Minggu 23-08-2026,22:14 WIB