JAKARTA-Penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi, Grab membuat terobosan moda transportasi udara berupa helikopter untuk para konsumen. Perusahaan memberikan nama GrabeHeli. Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan, layanan transportasi udara dengan aplikasi ini bisa terjangkau. Menurut Ridzki, GrabHeli bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk menembus kemacetan di Jakarta. "Kami sangat bersemangat memperkenalkan solusi terbaru kami di luar layanan transporasi darat. Ini bisa mengatasi permasalahan lokal untuk target pelanggan khusus di masa mendatang,” kata Ridzki dari siaran pers Grab Indonesia. Layanan GrabHeli sebagai perayaan ulang tahun ke-5 perusahaan transportasi berbasis aplikasi ini. Melalui GrabHeli ini, Grab ingin mengucapkan terima kasih atas loyalitas pelanggan dengan memberikan kesempatan eksklusif dengan transportasi udara super cepat, mengudara di langit Jakarta Namun, GrabHeli belum dapat direalisasikan secara komersil. Grab Indonesia mengaku, perusahaan kini terus mengkaji penerapan bisnis transportasi udara ini. Mereka akan menghitung biaya investasi, rute perjalanan, tarif, juga teknis dan mekanisme pemesanan. Meski belum secara resmi meluncur dan bisa dinikmati semua konsumen, GrabHeli telah mengudara dengan mengantar penumpang pilihan Grab. Mulai 5 Juni 2017, Grab telah mengirimkan notifikasi in-app bagi pengguna terpilih dengan jumlah perjalanan paling banyak dalam setahun. Terdapat 30 pengguna terpilih berhak menerima perjalanan eksklusif bersama GrabHeli. Selama tanggal 10-11 Juni 2017, akan ada 8 jadwal tersedia setiap hari mulai pukul 14.15 hingga 17.45, untuk maksimal empat penumpang dalam setiap jadwal. Setiap perjalanan akan dipatok waktu 15 menit, dan para pengguna terpilih wajib memberikan konfirmasi jadwal selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan. (idp)
GrabHeli Mengudara di Langit Jakarta
Selasa 11-07-2017,05:08 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,13:53 WIB
Kukuh Wahyudi, Mengabdi 39 Tahun di DoeTa dari Guru Honorer hingga Jelang Pensiun
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Rontgen Portable Keliling, Akselerasi Eliminasi TBC
Kamis 20-08-2026,17:38 WIB
APLE Dorong Persaingan Sehat di Tengah Pertumbuhan E-Commerce dan Logistik
Kamis 20-08-2026,18:34 WIB
Universitas Esa Unggul Dampingi Pengrajin Batik Maliha Marhamas Rusunawa Marunda
Kamis 20-08-2026,20:58 WIB
Polda Banten Tutup Enam Tambang Ilegal
Terkini
Kamis 20-08-2026,21:42 WIB
DTRB Klaim Kesadaran Urus PBG Meningkat
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Rontgen Portable Keliling, Akselerasi Eliminasi TBC
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Banten Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lewat Geothermal
Kamis 20-08-2026,21:37 WIB
Tak Pernah Dapat PKH Rutin, Tinggal di Gubuk Bekas Sarang Walet
Kamis 20-08-2026,21:35 WIB