PENGURUS Provinsi Federasi Aerosport Indonesia (Pengprov FASI) Banten Pordirga Aeromodelling berhasil mengamankan dua tiket tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Hasil itu dicapai setelah dua atlet sukses merebut dua medali di ajang Babak Kualifikasi PON alias Pra PON yang digelar di Bandung, Jawa Barat, 12-23 November lalu. Medali yang dibawa pulang adalah 1 medali emas dan 1 medali perak. Medali emas diraih atlet kawakan asal Kota Serang Achmad Teguh Tamami yang tampil pada nomor F3J Soaring Glider. Sedangkan medali perak diraih atlet putri Julita Dwi Shanty yang berlaga di nomor FH 1 Glider. Ketua Pordirga Aeromodeling, Achmad Teguh Tamami mengaku sebenarnya ada 5 atlet Banten yang lolos PON XX/2020 di Papua. Sayang, tiga atletnya belum mampu memenuhi target menembus posisi tiga besar yang dicanangkan KONI Banten. Ketiganya yakni, Wisnu Dwi Atmojo di nomor F 1 A Glider. Wisnu hanya mampu mencapai peringkat 12. Lalu, Anggita Rani Ashari yang bertarung di nomor OHLG yang finish diurutan ke-15. Kemudian, di nomor beregu atau Control Line Team Race yang finish di urutan 13. “Kalau aturan dari PB (Pengurus Besar) FASI sudah lolos PON. Kita sudah dapat tiket 5. Tapi kalau dari KONI kan 3 besar. Tapi ketiganya masih berpeluang tampil, hasil mereka kami harap jadi pertimbangan KONI Banten,” kata Tamami, sapaan Achmad Teguh Tamami, Kamis, (28/11). Sebelumnya, diungkap Tamami pihaknya tidak ingin memberitahu nama-nama atlet yang lolos ke PON tersebut. Alasannya, pada ajang Pra PON tersebut cabor aeromodelling menggunakan Entry By Number. “Untuk nama-nama atletnya belum bisa kita publikasikan, karena itu pakai Entry By Number bukan Entry By Name,” kata dia. Hal itu dijelaskan Tamami, bahwa masih ada kemungkinan pada PON XX/2020 Papua dapat mengunakan atlet yang berbeda. Untuk itu, pihaknya akan menerapkan regulasi promosi dan degradasi di Pelatda yang akan datang. “Jadi ada kemungkinan kita pakai atlet yang berbeda karena kita kan di Pra PON pakainya entry by number. Jadi atlet yang meriah medali di Pra PON belum tentu bermain di PON,” kata dia. Tamami mengaku bangga dengan hasil yang diraih ini. Dia berharap apa yang didapat atletnya mampu dipertahankan di PON XX/2020 Papua nanti. “Disini Persaingannya ketat. Yang paling didominasi DKI Jakarta, Jawa Tengan dan jawa Barat. Alhamdulilah di nomor F3J Soaring Glider kita dapat emas,” kata dia. (apw/jpg)
Pra PON Cabor Aeromodelling, Raih Emas dan Perak
Jumat 29-11-2019,03:27 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 16-09-2026,15:16 WIB
Dorong Kemudahan Transaksi, bank bjb dan KAI Commuter Integrasikan Ekosistem Pembayaran
Rabu 16-09-2026,21:25 WIB
Kabel Semrawut Jadi Sorotan, Perda Penataan Utilitas Ditargetkan Dibahas 2027
Rabu 16-09-2026,20:27 WIB
Diduga Trafo Meledak, Pabrik Bohlam Terbakar
Rabu 16-09-2026,20:41 WIB
Pencairan Hibah Rp12 Miliar KONI Tunggu LPJ
Rabu 16-09-2026,20:59 WIB
Warga Kembali Tagih Bantuan RTLH di Pandeglang
Terkini
Kamis 17-09-2026,11:03 WIB
ITTS ke Panggung Dunia, Resmi Masuk Program WordPress Credits
Rabu 16-09-2026,21:25 WIB
Kabel Semrawut Jadi Sorotan, Perda Penataan Utilitas Ditargetkan Dibahas 2027
Rabu 16-09-2026,21:20 WIB
879 Anak Tangsel Terdeteksi Stunting, Penanganan Ditelusuri hingga Tingkat Keluarga
Rabu 16-09-2026,21:15 WIB
HUT Ke-500 Kabupaten Serang, ?Saatnya Anggaran Berbalik ke Rakyat
Rabu 16-09-2026,21:12 WIB