GUNUNG KALER -- Sejumlah makanan tradisional olahan tangan Umdah, ibu empat anak ini dikenal seantero Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Makanan olahan Umdah diantaranya, lontong, bacang, ketan, lepet dan selimpu. Warga Kampung Kedung Sebrang RT 09/03, Desa Kedung, ini dapat menghabiskan bahan baku beras sekaligus beras ketan mencapai 15 liter per hari. Umdah menjajakan makanan-makanan tradisional itu mulai Pukul 05.00 WIB sampai 08.00 WIB. Umdah menjual lontong seharga Rp2.000 per bungkus. Sedangkan, bacang, ketan, lepet dan selimpu dijual dengan harga Rp1.000 per bungkus. Makanan-makanan tradisonal ini dibungkus menggunakan daun pisang. Selain dijual untuk memenuhi sarapan bagi warga Desa Kedung, produk makanan Umdah sering dipesan untuk kegiatan-kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI) maupun hari besar nasional (PHBN) di Desa Kedung. “Siang ini saya dibantu Ibu-ibu sedang buat lontong bacang, ketan, lepet dan selimpu untuk kegiatan peringatan hari santri nasional yang diperingatkan pada 22 Oktober,” kata Umdah, kepada Tangerang Ekspres, Selasa (22/10). Umdah bersyukur usahanya dapat berjalan lancar sejak 2015. Bahkan, makanan tradisional olahannya sering dipesan pada sejumlah momen peringatan PHBI maupun PHBN dan momen lain. “Jadi, kalau pesanan banyak dapat mempekerjakan sejumlah Ibu-ibu yang lain untuk proses pembungkusan. Sebab, engga kepegang kalau ngerjain sendirian” katanya. Sementara itu, Nurul Alam, Sekretaris Desa (Sekdes) Kedung mengatakan, ada sejumlah usaha kecil milik warga Desa Kedung, diantaranya usaha milik Bu Umdah. Ia menyebutkan, tidak menutup kemungkinan usaha Bu Umdah dapat berkembang. “Syaratnya, produksi makanan tradisional dimenejemen semakin baik. Misalkan, memiliki tim pemasaran sampai proses pengemasan atau pembungkusan yang rapih dan menarik. Kalau soal rasa, produk makanan tradisonal Bu Umdah engga diragukan lagi,” ucapnya. Nur Alam menambahkan, badan usaha milik desa (BUMDesa) Kedung, belum dibentuk. Ia berharap ketika BUMDesa terbentuk, pengelola dapat melihat potensi usaha kecil milik masyarakat. “Sehingga, tim BUMDesa dapat berbagi ilmu menejemen kepada pemilik usaha kecil di Desa Kedung,” pungkasnya. (zky/mas)
Makanan Tradisonal Warga Kedung Digemari
Rabu 23-10-2019,04:49 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 13-10-2026,20:51 WIB
PT TNG Bidik Titik Parkir Baru, Dongkrak Pendapatan Daerah
Selasa 13-10-2026,21:54 WIB
Samsat Cikokol Gelar Razia di Daan Mogot, Insentif Pajak Jadi Umpan Jaring Penunggak
Selasa 13-10-2026,19:59 WIB
Kutu Picu Gangguan Kulit Kucing, Bisa Ancam Kesehatannya
Selasa 13-10-2026,20:02 WIB
Cegah Sengketa Berujung Perkara, 54 Posbakum Tangsel Diminta Aktif Mediasi
Selasa 13-10-2026,20:59 WIB
Tiga Bulan Krisis Air, Sumur Bor Bantu Warga Kunciran Jaya
Terkini
Selasa 13-10-2026,21:54 WIB
Kekeringan Kepung 9 Kelurahan di Tangsel, 8.352 Warga Bergantung pada Pasokan Air Bersih
Selasa 13-10-2026,21:54 WIB
Samsat Cikokol Gelar Razia di Daan Mogot, Insentif Pajak Jadi Umpan Jaring Penunggak
Selasa 13-10-2026,21:51 WIB
4.000 Penerima Bansos di Kota Serang Terindikasi Judol, Nasib Bantuan Menunggu Verifikasi
Selasa 13-10-2026,21:48 WIB
Bencana Bukan Urusan Pusat Saja, BNPB Tagih Peran APBDes
Selasa 13-10-2026,21:44 WIB