Mayat Pria Mengapung di Kali Situ Sasak
EVAKUASI: Petugas BPBD dan Redkar Kota Tangsel mengevakuasi mayat pria yang ditemukan mengapung di aliran Kali Situ Sasak Kedaung, Ciputat. -BPBD Tangsel For Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di aliran Kali Situ Sasak Kedaung, sekitar Masjid Jami Al Huda, Ciputat, Senin (5/10) pagi.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi. Jenazah langsung dievakuasi petugas kepolisian dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berinisial KMI (25).
"Jenazah saat ini kita bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Jenazah sudah langsung kita evakuasi," ujarnya kepada wartawan, Senin (5/10).
Bambang menambahkan, setelah menerima informasi dari masyarakat, anggotanya langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi terhadap jenazah. "Kami pertama melakukan evakuasi. Yang pertama kami lakukan adalah bagaimana menyelamatkan dan mengevakuasi korban," tambahnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang segera memberikan informasi kepada kepolisian terkait penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan polisi penting dalam menjaga keamanan dan menangani setiap kejadian di lingkungan masyarakat.
"Kami berterima kasih dari jajaran Polri atas informasi dari seluruh masyarakat. Kolaborasi antara pihak Polri dan masyarakat ini sebagai wujud implementasi bahwa keamanan yang terjadi di masyarakat tercipta dari kolaborasi," jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kematian KMI. Bambang menegaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab maupun kronologi kematian sebelum hasil pemeriksaan dan autopsi selesai.
Polisi juga memeriksa sejumlah barang yang ditemukan pada pakaian korban, salah satunya kunci sepeda motor. Selain itu, petugas menemukan satu unit sepeda motor yang tertinggal di sekitar lokasi penemuan jenazah.
Kendaraan tersebut turut diperiksa untuk dicocokkan dengan hasil identifikasi dan pemeriksaan terhadap korban. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap identitas korban, penyebab kematian, serta kronologi kejadian secara utuh.
"Kita cek dan selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi secara mendalam, siapa orang ini, kenapa, dan bagaimana peristiwanya secara utuh. Nanti akan kami jelaskan," tutupnya. (bud)
Sumber:
