BJB

Kholid Diduga Alami Depresi

Kholid Diduga Alami Depresi

DISALATKAN: Jenazah Kholid Maulana Ibrahim (25) disalatkan di masjid tak jauh dari kediamannya sebelum dimakamkan pada Senin, 5 Oktober 206 malam.-Polsek Ciputat Timur For Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT TIMUR — Polsek Ciputat Timur berhasil mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan mengambang di Kali Sasak, Ciputat pada Senin (5/10) sekitar pukul 07.30 WIB. Jenazah diketahui bernama Kholid Maulana Ibrahim (25) tersebut merupakan warga Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, pihaknya telah memakulan penyelidikan dan memintai benerapa keterangan saksi dalam kasus penemuan mayat tersebut.

"Yang pasti orang ini diduga depresi setelah cerai dengan istrinya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (6/10).

Bambang menambahkan, di kantomg celana korban ditemukan kunci motor dan tak jauh dari lokasi penemuan mayat ditemukan sepeda motor Honda PCX yang terparkir.

Kemudian sepeda motor tersebut diperiksa dan ditemukan secarik kertas di dalam jok yang tertulis keterangan jika Kholid telah pisah istrinya.  “Kami menemukan secarik tulisan tangan perihal talak 3 dengan istrinya,” tambahnya.

Bambang mengaku, setelah dievakuasi dan dilakukan pe­meriksanaan, jenazah Kho­lid kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Pada Senin, 5 Oktober 2026 malam jenazah Kholid diambil dan dibawa pulang oleh keluarga dan langsung dimakamkan," jelasnya.

Bambang mengaku, pihaknya juga harus berempati sama keluarga almarhum yang masih diselimuti kedukaan. Sehingga pihaknya belum dapat menggali lebih dalam pengebab kematian anggota keluarga mereka.

Diketahui, sesosok mayat pria ditemukan mengapung di aliran Kali Situ Sasak Kedaung, sekitar Masjid Jami Al Huda, Ciputat, Senin, 5 Oktober 2026 pagi. 

Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi. Jenazah ditemuman dalam posisi telungkap dan langsung dievakuasi petugas kepolisian dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi. (bud)

Sumber: