BJB

SMPN 25 Kota Tangerang Optimalkan Prestasi di Basket

SMPN 25 Kota Tangerang Optimalkan Prestasi di Basket

Tim basket putri SMPN 25 Kota Tangerang siap bertanding diajang Porseni Basket Kota Tangerang, Kamis (30/7).(Dok. SMPN 25 Kota Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Ekstrakurikuler di bidang olahraga basket menjadi unggulan SMPN 25 Kota Tangerang. Sekolah yang berlokasi di bilangan Kecamatan Larangan ini meng­optimalkan kegiatan olahraga basket menjadi prestasi non-akademik yang gemilang ketika siswa melanjutkan ke jenjang sekolah lan­jutan.

Pelatih tim basket SMPN 25 Kota Tangerang, Bayu Saputra mengatakan, komposisi skuad, SMPN 25 Kota Tangerang menurunkan tim penuh (full team) yang terdiri dari 12 orang, diajang Porseni Basket tingkat Kota Tangerang yang digelar di GOR Dimyati, Kecamatan Tangerang.

Dikatakan Bayu, tim basket SMPN 25 yang diterjunkan mencakup pemain putra dan putri. Ia menyebut, bahwa sekolahnya me­mang telah lama menjadi contoh dan ung­gulan dalam cabang olahraga basket di Kota Tangerang.

Prestasi anak-anak didiknya juga telah merambah ke berbagai kejuaraan tingkat kota, seperti ajang Pekan Olahraga Kota (Popda) Kita Tangerang maupun Banten. 

”Banyak peserta didik kami terpilih menjadi tim basket di kompetisi Popda,” kata Bayu saat ditemui di GOR Dimyati, Kamis, 30 Juli 2026.

Bayu menilai, para atletnya memiliki pe­luang besar, terutama dalam jenjang pem­binaan prestasi ke tingkat yang lebih tinggi.

Selain basket, tambah Bayu, prestasi non-akademik di SMPN 25 Kota Tangerang juga ditopang oleh bidang ekstrakurikuler lain seperti pramuka yang turut menonjol. Kom­binasi pembinaan ini sukses mengantarkan banyak siswa lulusannya masuk ke sekolah menengah tingkat atas (SMA) favorit melalui jalur prestasi.

Dikatakan Bayu, sekitar 70 hingga 80 persen siswa lulusan SMPN 25 Kota Tangerang berhasil diterima di SMA negeri favorit, seperti SMA Negeri 3 Kita Tangerang, SMAN 14 Kita Tangerang dan SMA Negeri lainnya melalui jalur prestasi olahraga basket.

”Alhamdulillah peserta didik yang masuk tim basket mereka rata-rata melanjutkan ke jenjang SMA Negeri melalui jalur prestasi non-akademik yaitu cabang olahraga basket,” ujarnya.

Sebagai pelatih di bidang olahraga basket, Bayu memastikan porsi latihan tim putra dan putri disesuaikan secara proporsional demi menjaga tradisi juara sekolah di kancah regional maupun nasional.(ziz)

Sumber: