BJB

SMPN 1 Sukadiri Gelar Cek Kesehatan Gratis

SMPN 1 Sukadiri Gelar Cek Kesehatan Gratis

Tim kesehatan Puskesmas Sukadiri, mela­kukan CKG yang di ikuti oleh ratusan siswa SMPN 1 Sukadiri.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 1 Sukadiri, Keca­matan Sukadiri, menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa sebagai upaya mendukung kesehatan peserta didik sekaligus memastikan mereka siap mengikuti proses belajar mengajar dengan kondisi fisik yang prima.

Kegiatan yang melibatkan tim tenaga ke­sehatan dari Puskesmas Sukadiri tersebut mendapat antusias tinggi dari para siswa. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan mata, gigi, telinga, pengukuran tinggi dan berat badan, hingga pemberian vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa secara umum, pemeriksaan tersebut juga bertujuan mendeteksi sejak dini apabila terdapat penyakit atau gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lan­jut. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan tindakan medis, siswa akan dirujuk ke fasilitas kesehatan agar segera mendapatkan pena­nganan.

Kepala SMPN 1 Sukadiri Rizki Amalia me­ngatakan, program CKG merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan peserta didik. Menurutnya, siswa yang sehat akan lebih mudah berkonsentrasi, aktif mengikuti pembelajaran, serta mampu mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara optimal.

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini karena memberikan manfaat yang sangat besar bagi seluruh siswa. Kesehatan merupakan modal utama dalam belajar. Anak-anak yang sehat tentu akan lebih semangat mengikuti pelajaran, lebih fokus di kelas, dan mampu berprestasi,” ujar Rizki Amalia kepada Tangerang Ekspres, Selasa (21/7).

Ia menambahkan, melalui pemeriksaan kesehatan tersebut pihak sekolah dapat mengetahui kondisi kesehatan setiap siswa sejak dini sehingga apabila ditemukan gang­guan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti.

”Deteksi dini sangat penting. Kadang ada anak yang mengalami gangguan penglihatan, kesehatan gigi, ataupun telinga, tetapi belum disadari oleh orang tua maupun siswa itu sendiri. Dengan adanya pemeriksaan ini, kondisi tersebut dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya juga bisa dilakukan lebih awal,” katanya.

Menurut Rizki, sekolah tidak hanya bertanggung jawab memberikan pendidikan akademik, tetapi juga memiliki peran dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, dan memiliki pola hidup yang baik.

”Kami ingin membangun kesadaran kepada seluruh siswa bahwa menjaga kesehatan sama pentingnya dengan belajar. Prestasi akan lebih mudah diraih apabila tubuh dalam kondisi sehat. Karena itu kami selalu mendukung berbagai program kesehatan yang dilaksanakan bersama Puskesmas Sukadiri,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan CKG dapat terus dilaksanakan secara rutin agar perkembangan kesehatan para siswa dapat dipantau secara berkala.

”Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, tetapi dapat dilakukan secara berkesinambungan. Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan siswa dapat terus dimonitor sehingga apabila ada masalah bisa segera ditangani sebelum menjadi lebih serius,” tuturnya.

Rizki juga mengimbau seluruh siswa agar mulai menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak harus dilakukan dengan cara yang sulit, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.

”Kami mengajak seluruh siswa untuk membiasakan hidup sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, menjaga kebersihan diri, serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat. Kebiasaan kecil tersebut akan memberikan dampak besar bagi kesehatan mereka di masa depan,” tutupnya.(ran)

Sumber: