BPKD Gandeng Tokped, Permudah Warga Bayar Pajak
Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andryansjah saat memberikan sambutan di acara launching dan sosialisasi sistem pembayaran pajak daerah lainnya melalui toko pedia di Aula Akhlakul Karimah lantai 5 Puspemkot Tangerang, Selasa (14/7). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kemudahan layanan sekaligus mengoptimalkan pendapatan pajak daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka kanal pembayaran pajak daerah melalui platform Tokopedia.
Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andryansjah, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari inovasi pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
"Upaya kami di BPKD adalah mempermudah wajib pajak untuk melakukan pembayaran. Di sisi lain, kami juga terus meningkatkan pendapatan pajak daerah. Kita ketahui bersama adanya pengurangan dana transfer, sehingga kami berinovasi, salah satunya dengan membuka channel pembayaran melalui Tokopedia. Karena masyarakat pada umumnya sangat familiar dengan Tokopedia," ujarnya, Selasa (14/7).
Melalui kanal pembayaran tersebut, kata dia, seluruh jenis pajak daerah yang dikelola BPKD dapat dibayarkan secara daring. Ia menyebut layanan ini mencakup tujuh jenis pajak daerah, mulai dari pajak restoran, hotel, hiburan, parkir, hingga jenis pajak daerah lainnya.
Dikatakannya, dalam peluncuran dan sosialisasi kerja sama tersebut, BPKD mengundang perwakilan wajib pajak sebagai peserta. Menurutnya, jumlah peserta disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia.
"Ini disosialisasikan kepada para wajib pajak. Kami hanya mengambil perwakilan sekitar 100 wajib pajak karena keterbatasan tempat dan anggaran," katanya.
Ke depan, lanjut Agus, BPKD juga berencana memperluas kerja sama dengan marketplace lain agar pilihan kanal pembayaran semakin beragam.
"Rencana kami memang akan bekerja sama dengan marketplace yang lain juga, cuma saat ini masih dalam masa penjajakan," ungkapnya.
Meski tidak menetapkan target khusus dari kerja sama dengan Tokopedia, Agus menegaskan kanal pembayaran digital tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian target penerimaan pajak daerah tahun 2026.
"Kalau untuk Tokopedia sendiri kami tidak punya target secara spesifik. Ini kami jadikan sebagai salah satu upaya untuk mengejar target pendapatan pajak daerah," jelasnya. (mg-9/esa)
Sumber:

