Pemkot Setarakan Kualitas Sekolah Swasta dan Negeri
Siswa SMP Muhammadiyah Ciledug saat menampilkan seni tari yang merupakan salah satu program ekstrakurikuler.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Tangerang melalui Dinas Pendidikan berkomitmen terus mendongkrak dan menyetarakan mutu pendidikan baik di seluruh seluruh sekolah swasta, negeri maupun madrasah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar menegaskan, Pemkot Tangerang memastikan tidak ada sekat ataupun pembeda dalam hal kualitas mutu pendidikan bagi sekolah negeri, swasta, maupun madrasah.
Langkah penyetaraan mutu ini, kata Wahyudi, tidak hanya menyasar sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, tetapi juga lembaga pendidikan keagamaan (madrasah) yang secara struktural berada di bawah instansi vertikal, seperti Kementerian Agama (Kemenag).
Ia menyatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan setiap anak didik di Kota Tangerang untuk mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan standar nasional.
"Kewajiban kita terus meningkatkan kesetaraan baik sekolah milik pemerintah ataupun swasta termasuk madrasah. Baik yang punya MoU dengan kita (Sekolah swasta gratis) ataupun tidak. Tetap saja sama kita tingkatkan mutu pendidikannya," kata Wahyudi saat diwawancarai, Kamis (11/6).
Pihaknya pun berkomitmen untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala dan menyeluruh tanpa tebang pilih.
"Kami di Dinas Pendidikan pasti mengawasi penyelenggaraan pendidikan di semua satuan pendidikan," ujarnya.
Wahyudi pun menyebutkan, sekat birokratis tidak menjadi penghalang bagi Pemkot Tangerang untuk melakukan intervensi demi kebaikan mutu pendidikan siswa. Pihaknya pun dengan Kemenag terus membangun komunikasi secara intensif guna memastikan madrasah memiliki standar kualitas yang setara. Dia juga mengakui, selama ini kualitas mutu pendidikan di lingkungan madrasah sudah berjalan dengan baik.
"Selama ini kerjasama dengan MI (Madrasah Ibtidaiyah), dan MTs (Madrasah Tsanawiyah) berjalan dengan baik. Kita juga melihat kualitasnya pun sudah baik," ujarnya.
Wahyudi menegaskan, pemenuhan hak pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat adalah tugas bersama yang harus berjalan selaras. Pihaknya memastikan tidak ada tumpang tindih regulasi dalam upaya mengejar target standardisasi mutu ini.
Melalui sinergi lintas instansi dan pengawasan yang ketat ini, ia berharap jargon "Semua Sekolah Sama Bagusnya" dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. "Jadi kita ingin tidak ada lagi penumpukan siswa hanya di sekolah-sekolah negeri tertentu, semua sekolah termasuk madrasah kualitasnya sama," tandasnya. (ziz/esa)
Sumber:

