Tukang Cilok Diduga Korban Pembunuhan
OLAH TKP: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin langsung olah tempat kejadian perkara di kontrakan depan Masjid Baitul Amin, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.-Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, CIKUPA — Peristiwa tukang cilok meninggal dunia bersimbah darah di kontrakan membuat geger warga Pasir Gadung, Kecamatan CIKUPA. Dugaan kuat, korban adalah korban pembunuhan.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin langsung olah tempat kejadian perkara. Lokasi tepatnya di kontrakan depan Masjid Baitul Amin, Desa Pasir Gadung RT 03/03, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Andi mengatakan korban diketahui berinisial R yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang cilok. Saat proses olah TKP berlangsung, petugas menemukan sejumlah petunjuk di lokasi, termasuk adanya bercak darah di dalam kamar kontrakan yang ditempati korban.
"Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini," katanya, Rabu (3/6).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kematian korban berkaitan dengan tindak pidana. Namun demikian, penyidik masih mendalami seluruh fakta dan bukti yang ditemukan di lapangan.
"Korban terindikasi meninggal akibat tindak pembunuhan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti," ujarnya.
Untuk mengungkap kasus tersebut, petugas telah memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta menyisir area sekitar lokasi kejadian guna mencari petunjuk tambahan yang dapat membantu proses penyelidikan.
Selain itu, jenazah korban telah dibawa untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.
"Terkait kondisi dan penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil autopsi," katanya.
Dari hasil keterangan sementara yang diperoleh polisi, korban diketahui baru sekitar 10 hari menempati kontrakan tersebut. Selama tinggal di lokasi, korban disebut tinggal bersama seorang rekannya.
Polisi kini juga menelusuri keberadaan orang-orang yang terakhir kali berinteraksi dengan korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
"Penyelidikan masih terus berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini dapat segera terungkap," katanya. (sep)
Sumber:


