BJB FEBRUARI 2026

SDN Kereo 7 Gandeng Puskesmas Cipadu Gelar PKG

SDN Kereo 7 Gandeng Puskesmas Cipadu Gelar PKG

PKG: Siswa SDN Kereo 7 melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bersama Puskesmas Cipadu, Selasa (12/5).(Dhuyuf/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LARANGAN — SDN Kereo 7 kem­bali menunjukkan komit­mennya dalam menciptakan ling­kungan belajar yang sehat melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Peme­riksaan kesehatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Cipadu

Kegiatan yang berlangsung pada Senin 11 Mei 2026 - Selasa12 Mei 2026 ini, menjadi bagian dari du­­kungan sekolah terhadap pro­gram pemerintah mengenai pe­merik­saan kesehatan gratis yang telah dimulai sejak Juli 2025 lalu.

Pelaksanaan PKG tahun ini me­rupakan kali kedua digelar di ling­kungan sekolah. Ratusan siswa mengikuti berbagai pemeriksaan kesehatan mulai dari pengecekan kondisi tubuh, kesehatan gigi, pemeriksaan mata, hingga peng­ukuran tinggi dan berat badan guna memantau tumbuh kembang anak.

Kepala Sekolah SDN Kereo 7, Nursiah, mengatakan kegiatan ini memiliki tujuan besar untuk memastikan para siswa berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima sehingga mampu meng­ikuti proses pembelajaran dengan optimal.

“Program ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah sekaligus upaya se­kolah dalam menjaga kesehatan peserta didik. Ini adalah kali kedua kami bekerja sama dengan Puskes­mas Cipadu untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa,” ujar Nursiah, Rabu (13/5).

Menurutnya, kesehatan anak sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar di sekolah. Gang­guan kesehatan seperti mata mi­nus, sakit gigi, maupun kondisi tubuh yang kurang fit dapat me­nurunkan konsentrasi serta se­mangat belajar siswa di kelas.

“Anak-anak yang sehat tentu akan lebih fokus belajar dan lebih bersemangat mengikuti pelajaran. Karena itu, pemeriksaan kesehatan seperti ini penting dilakukan agar gangguan kesehatan dapat dike­tahui lebih dini,” katanya.

Selain mendukung prestasi be­lajar siswa, kegiatan PKG juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Para siswa diberikan pemahaman tentang menjaga kebersihan tubuh, pola makan sehat, serta pentingnya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan nyaman.

Dikatakan Nursiah, kegiatan ini menjadi bagian dari opti­mali­sasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Melalui kerja sama dengan pihak puskesmas, sekolah berha­rap keberadaan UKS dapat sema­kin aktif dalam mendukung ke­sehatan siswa secara me­nye­luruh.

Dalam kegiatan itu, pemantauan status gizi siswa turut menjadi per­hatian utama. Pengukuran berat badan dan tinggi badan dilakukan guna membantu sekolah dan orang tua mengetahui kondisi tumbuh kembang anak serta men­cegah masalah gizi maupun stunting sejak dini.

Nursiah juga menegaskan, pen­didikan yang baik harus berjalan seiring dengan kesehatan yang baik pula. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab untuk membantu membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap meng­hadapi masa depan.

“Intinya, kami ingin menciptakan ekosistem yang sehat agar anak-anak dapat tumbuh kuat dan be­lajar dengan semangat serta nya­man. Jika kesehatan mereka terjaga, maka proses belajar juga akan berjalan lebih optimal,” tuturnya.

Ke depan, melalui kegiatan PKG ini, pihak sekolah berharap tercipta sinergi yang semakin erat antara sekolah, orang tua, dan pihak pus­kesmas dalam memantau kese­hatan anak secara berkelanjutan. 

Dengan demikian, budaya hidup sehat dapat tumbuh sejak dini dan menjadi fondasi penting da­lam mencetak sumber daya ma­nusia yang unggul di masa men­datang.(duy)

Sumber: