BJB FEBRUARI 2026

Warga Minta Jalan Hasyim Asyari Dilebarkan

Warga Minta Jalan Hasyim Asyari Dilebarkan

Iring-iringan kendaraan pengantar jemaah haji menambah kemacetan Jalan KH Hasyim Asyari.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Kondisi arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Asyari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menjadi sorotan. Ruas jalan tersebut harus dila­kukan pelebaran. 

Kepadatan kendaraan di ruas jalan tersebut kerap mengalami kemacetan parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. 

Kondisi ini semakin parah saat momen pelepasan jemaah haji. Iring-iringan bus pengantar je­maah haji dari Puspemkot Ta­ngerang menuju Asrama Haji Banten yang berlokasi di Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh. 

Seorang warga, Adin Baladi mengungkapkan, kemacetan di ja­lur tersebut dipicu oleh banyak­nya titik pertemuan kendaraan (bottle neck). Beberapa titik kru­sial di antaranya, pertigaan Taman Royal, Banjar Wijaya dan pertigaan Jalan Maulana Hasanudin. Belum lagi akses keluar masuk jalur tol dan rumah sakit EMC serta lampu merah Modernland.

”Setiap hari dipadati kendaraan. Apalagi sekarang musim haji, ke­macetan diperparah oleh iring-iringan kendaraan pengantar je­maah haji yang menuju asrama,” ujar Adin saat ditemui, Selasa (22/4).

Mengingat status Jalan KH Ha­syim Asyari merupakan kewena­ngan Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Banten, Adin yang warga Neroktog, Kecamatan Cipondoh, mendesak agar segera dilakukan langkah konkret berupa pelebaran jalan. Menurutnya, beban jalan saat ini sudah tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas, terlebih di area tersebut terdapat objek vital dan destinasi wisata.

”Di ruas jalan ini ada destinasi wisata Situ Cipondoh dan Asrama Haji, itu semua kan kewenangan Pemprov Banten. Jadi wajar kami warga mendesak meminta Peme­rintah Provinsi untuk melakukan pelebaran jalan,” tegasnya.

Ia juga juga menyoroti fakta,  sejumlah pejabat publik sebe­narnya melewati jalur yang sama dalam keseharian mereka. Adin menyebutkan bahwa rumah ting­gal Gubernur Banten, Andra Soni berada di kawasan Ciledug, yang secara logika seharusnya turut merasakan kemacetan ”krodit” di jalur Cipondoh ter­sebut.

”Pak Gubernur kan rumahnya di Ciledug, saya pikir beliau juga ikut merasakan kemacetan di jalur itu. Begitu juga beberapa anggota DPRD Provinsi Banten yang rumahnya melintasi jalur ini. Sangat disayangkan jika pele­baran jalan KH Hasyim Asyari tidak menjadi prioritas,” tambah Adin.

Ia berharap, aspirasi ini segera didengar oleh pihak berwenang di Provinsi Banten agar kemacetan yang menghantui masyarakat Cipondoh dan sekitarnya setiap hari dapat segera teratasi.

Menanggapi hal tersebut, Gu­bernur Banten, Andra Soni me­nyatakan kesiapannya akan me­nindaklanjuti terkait pelebaran Jalan KH Hasyim Asyari yang semakin bertambah volume ken­daraan yang melintas di ruas jalan tersebut.

”Ya, nanti kita tindaklanjuti,” kata Andra Soni saat diwawancarai awak media pada pelepasan calon jemaah haji kloter pertama di Puspemkot Tangerang, Selasa malam, 21 April 2026.

Kemacetan di Jalan KH Hasyim Asyari yang menjadi akses utama, pemprov Banten tengah melaku­kan evaluasi mendalam. 

Mengingat volume kendaraan terus naik sementara lebar jalan tak bertambah sejak beberapa tahun lalu.

Sumber: