BJB FEBRUARI 2026

Empat Bulan, BPBD Tangani 174 Bencana

Empat Bulan, BPBD Tangani 174 Bencana

Kepala BPBD Lebak Sukanta memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (20/4). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 174 keja­dian bencana terjadi di Lebak selama Januari hingga per­tengahan April 2026.

Kepala BPBD Lebak, Sukanta mengatakan, bencana hidro­meteorologi masih mendo­minasi laporan yang masuk, seiring kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

"Total ada 174 kejadian, terdiri dari 64 tanah bergerak dan longsor, 77 cuaca ekstrem dan angin puting beliung, 16 banjir, kebakaran 11 kejadian dan enam orang meninggal akibat tenggelam," katanya kepada wartawan di Rangkas­bitung, Senin (20/4). 

Menurutnya, tingginya keja­dian bencana tersebut dipicu kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda Lebak dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem di Lebak diper­kirakan masih berlangsung hingga akhir bulan.

"Menurut perkiraan, saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau," ujarnya. 

Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem. 

Masyarakat juga diminta mempertimbangkan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman apabila kondisi dinilai membahayakan. "Kewas­pada­an perlu diting­katkan, ter­utama saat cuaca ekstrem berlangsung yang berpotensi mengancam jiwa," paparnya.

Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama menam­bahkan, semua korban ben­cana yang tercatat dan dilapor­kan ke BPBD sudah mendapat­kan bantuan, mini­mal bantuan logistik keben­canaan baik dari BPBD maupun Dinsos. 

"Di BPBD hanya ada bantuan logistik saja, itu pun sengat terbatas, kalau bantuan untuk rehab rumah yang terdampak longsor atau kebakaran adanya di Dinsos," ucapnya. (fad)

Sumber: