Retribusi Daerah Capai Rp42 Miliar, Retribusi Pelayanan Kesehatan Paling Tinggi
SESUAI TARGET: Selain pajak, restribusi daerah menjadi salah satu sektor yang menunjang Pendapatan vAsli Daerah untuk memenuhi target yang diberikankab Tangerang.(Dok. Bapenda For Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Capaian akan target retribusi daerah di Kabupaten Tangerang capai Rp42,98 miliar atau 19,34 persen. Di mana, target yang ditetapkan pada tahun anggaran 2026 mencapai Rp222,2 miliar.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) khusus sektor retribusi menunjukan tren positif. Hasil ini, kata dia, realisasi retribusi terus bergerak naik pada triwulan dua hingga empat.
”Secara keseluruhan, retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp222,2 miliar dengan realisasi mencapai Rp42,98 miliar atau sebesar 19,34 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa kinerja pemungutan retribusi telah berjalan secara optimal di awal tahun anggaran,” katanya, Kamis 9 April 2026.
Slamet mengatakan, optimis potensi peningkatan yang masih terbuka pada triwulan berikutnya. Ia memaparkan, komponen retribusi jasa umum, yang menjadi salah satu penopang tercatat target sebesar Rp79,63 miliar dengan realisasi Rp11,96 miliar atau 15,03 persen.
Ia merinci, capaian pada sektor ini antara lain, Retribusi pelayanan kesehatan terealisasi sebesar Rp10,19 miliar atau 16,16 persen. Hal ini, menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan oleh masyarakat.
”Kemudian, retribusi pelayanan kebersihan mencapai Rp1,77 miliar atau sebesar 10,99 persen dari target. Imi mencerminkan kontribusi layanan kebersihan dalam mendukung lingkungan yang sehat dan tertata,” katanya.
Kemudian, retribusi pelayanan persampahan sebesar Rp1,58 miliar atau 10,57 persen. Sedangkan, retribusi jasa usaha, realisasi mencapai Rp1,91 miliar atau 25,26 persen. Retribusi perizinan tertentu, realisasi mencapai Rp29,09 miliar atau 21,55 persen.
”Capaian ini menunjukkan bahwa sektor retribusi daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Sekaligus mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang,” katanya.(sep)
Sumber:
