Disebabkan Masalah Mata, Banyak Peserta Paskibraka Gugur Seleksi
Para peserta Paskibraka Kabupaten Serang mengikuti seleksi calon Paskibraka Kabupaten Serang beberapa hari lalu di lapangan Indoor Pemkab Serang. (BAKESBANGPOL KABUPATEN SERANG FOR TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang menyebutkan masalah kesehatan mata mengakibatkan banyak peserta Paskibraka di Kabupaten Serang gugur dalam seleksi tes kesehatan.
Dari hasil tes kesehatan ternyata banyak peserta Paskibraka yang mengalami masalah mata minus dan buta warna, yang berdasarkan penilaian dokter apabila tetap ikut secara fisik bisa berisiko.
Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Badan Kesbangpol Kabupaten Serang, Anton Hermawanto mengatakan, pada seleksi peserta calon Paskibraka sudah ada beberapa yang selesai, salah satunya tes kesehatan. Selanjutnya peserta akan mengikuti tes wawancara dan bakat pada Sabtu 11 April serta awal Mei akan persiapan untuk seleksi ke tingkat provinsi.
"Alhamdulillah beberapa seleksi sudah selesai, salah satunya tes kesehatan, selanjutnya akan ada tes wawancara dan bakat, serta persiapan untuk seleksi di tingkat provinsi," katanya saat ditemui wartawan di gedung Setda Kabupaten Serang, Rabu (8/4).
Anton mengatakan, banyak peserta Paskibraka yang gugur di tes kesehatan karena masalah mata, ada yang minus sampai lebih dari dua dan buta warna, ada juga yang bentuk kaki O dan X.
Tes kesehatan ini berdasarkan penilaian dokter langsung, dan apabila dipaksakan untuk tetap ikut secara fisik nantinya akan berisiko.
"Ini berdasarkan penilaian dokter kita tidak bisa intervensi ke ranah tersebut, jadi banyak gugur itu di kesehatan, bukan paradenya. Selain masalah mata, ada juga masalah kesehatan lainnya seperti nadi lemah, jantung berdebar-debar, itu berisiko karena paskibra ini selalu fisik," ujarnya.
“Lebih baik diketahui sekarang daripada dipaksakan tetap dipilih tentunya akan bahaya, misal buta warna bisa salah mengibarkan bendera, atau minus mata bisa salah ketika gerak jalan dan sebagainya,” katanya lagi.
Kemudian untuk tahapan selanjutnya yaitu tes wawancara dan bakat yang tidak akan langsung diumumkan, namun pihaknya akan mengumumkan dulu delapan pasang yang akan mewakili ke provinsi dan nasional.
"Peserta seleksi Paskibraka telah mengikuti tes PBB, kesehatan, parade, dan Samapta, sistemnya akumulatif penilaiannya sampai pantohir tersisa 180 orang. Tes wawancara akan dilakukan oleh tim dari Kesbangpol, purna bhakti paskibra di PPI, dan akademisi Untirta, kita sudah minta peserta yang lolos untuk persiapan," ucapnya.
Anton mengaku optimistis pada tahun ini Kabupaten Serang bisa lolos ke nasional kembali, karena dengan diminta delapan pasang dari biasanya, lima pasang membuat peluang lolos jadi semakin besar.
"Kami belum ngintip calon-calon kabupaten dan kota lain tapi kami sih optimis tetap bisa lolos ke nasional lagi, karena saat ini peluangnya makin besar," tuturnya. (agm)
Sumber:
