diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Hadapi Arus Balik dan Mudik 2026, Wabup Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Hadapi Arus Balik dan Mudik 2026, Wabup Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memberikan paparan kepada awak media didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Jainudin. (Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa Lebaran.

Menurutnya, pengelolaan arus mudik tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja. Kata dia, diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga instansi terkait lainnya.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus berkolaborasi untuk memantau arus lalu lintas pemudik, menjaga keamanan, serta memastikan masyarakat dapat merayakan Idul fitri dengan aman dan nyaman," ujarnya, Senin (9/3).

Lanjutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik. Selain pengamanan, Pemkab Tangerang juga kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat. Program tersebut dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026.

"Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Dari sekitar 10.000 pendaftar, sebanyak 2.800 orang telah mendapatkan kuota keberangkatan," jelasnya.

Lanjut Intan, terkait kesiapan infrastruktur, pemerintah daerah juga tengah melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur strategis bagi pemudik. Ia memaparkan, beberapa pekerjaan dilakukan melalui pemeliharaan rutin sambil menunggu proses lelang proyek infrastruktur yang masih berjalan.

"Ruas jalan yang menjadi jalur pemudik tentu menjadi prioritas perbaikan agar perjalanan masyarakat lebih aman dan lancar," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Jainudin mengatakan, pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus yang akan digunakan dalam angkutan mudik Lebaran 2026 sudah dilakukan.

Kata dia, pemeriksaan dilakukan selama dua hari pada awal Maret terhadap sejumlah perusahaan otobus yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Ramp check pertama dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) terhadap bus milik PO Adi Prima dan PO Bulan Jaya dengan total kendaraan yang diperiksa sebanyak 10 unit.

Selanjutnya pada Kamis (5/3/2026) pemeriksaan dilanjutkan di UPTD PPTP Dishub Kabupaten Tangerang terhadap armada dari PO Trans Sunthree dan PO Arimbi dengan jumlah kendaraan yang diperiksa sebanyak 10 unit.

"Total kendaraan yang telah menjalani pemeriksaan mencapai 20 bus dari empat perusahaan otobus. Dari hasil pemeriksaan sebanyak 16 bus dinyatakan laik jalan, sementara tiga kendaraan lainnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan ulang. Khususnya pada bagian sistem pengereman untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi," jelasnya, Senin 9 Maret 2026.

Lanjutnya, pemeriksaan ramp check ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjamin keselamatan penumpang selama masa angkutan Lebaran.

Ia memastikan pemeriksaan kendaraan akan terus dilakukan secara bertahap terhadap armada yang akan melayani masyarakat pada periode mudik Idulfitri tahun ini.

"Kami berharap seluruh armada angkutan umum yang beroperasi selama musim mudik berada dalam kondisi aman dan layak jalan sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan selamat," jelasnya. (sep)

Sumber: