SMPN 4 Sepatan Tetap Semangat Ikuti Asesmen di Tengah Puasa
ASESMEN: Siswa SMPN 4 Sepatan, mengikuti asesmen sumatif tengah semester di hari pertama di bulan ramadan.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN — SMPN 4 Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, menggelar pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (STS). Meski sedang berpuasa, para siswa tetap penuh semangat dan fokus saat mengerjakan soal-soal.
Sejak pagi hari, suasana sekolah terlihat tertib dan kondusif. Walaupun sedang berpuasa, para siswa hadir lebih awal untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki ruang ujian. Pelaksanaan STS menjadi salah satu agenda akademik penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa selama setengah semester berjalan. Kepala SMPN 4 Sepatan Sugeng Atmoko mengatakan, pelaksanaan STS tetap berjalan lancar meskipun dilakukan di bulan Ramadan. Ia mengapresiasi semangat siswa yang tetap disiplin dan bertanggung jawab mengikuti asesmen.
“Alhamdulillah, Asesmen Sumatif Tengah Semester berjalan dengan baik dan tertib. Walaupun siswa sedang menjalankan ibadah puasa, mereka tetap hadir tepat waktu dan terlihat fokus dalam mengerjakan soal,” ujar Sugeng Atmoko kepada Tangerang Ekspres, Senin (2/3).
Menurutnya, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan jauh hari sebelum pelaksanaan STS, mulai dari penyusunan jadwal, kesiapan teknis, hingga pengarahan kepada siswa agar mempersiapkan diri secara maksimal.
“Kami terus mengingatkan siswa agar belajar lebih awal dan menjaga kondisi kesehatan selama Ramadan. STS ini bukan hanya sekadar ujian, tetapi menjadi alat evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran,” jelasnya.
Sugeng menambahkan, siswanya telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Ini karena asesmen tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam proses penilaian akademik dan kenaikan kelas.
“Para siswa sudah memahami bahwa hasil STS menjadi bagian dari penilaian semester dan menjadi pertimbangan dalam kenaikan kelas. Oleh karena itu, mereka terlihat sangat serius dan bertanggung jawab dalam mengikuti asesmen,” katanya.
Ia juga menilai pelaksanaan asesmen di bulan Ramadan justru menjadi pembelajaran karakter bagi siswa, terutama dalam melatih kedisiplinan, kesabaran, serta tanggung jawab meski dalam kondisi berpuasa. Menurutnya, Ramadan bukan menjadi penghalang untuk tetap berprestasi. Justru ini menjadi momentum untuk melatih mental siswa agar tetap produktif, disiplin, dan mampu mengatur waktu antara ibadah dan kewajiban belajar.
Pihak sekolah berharap, seluruh rangkaian STS dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, serta siswa mampu memperoleh hasil terbaik sesuai dengan usaha yang telah dilakukan. “Kami berharap siswa dapat mengerjakan soal dengan jujur, percaya diri, dan maksimal. Semoga hasil asesmen ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan prestasi akademik,” tutupnya.(ran)
Sumber:

