BJB FEBRUARI 2026

Seminar Ekonomi Syariah, Dorong MES Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Seminar Ekonomi Syariah, Dorong MES Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

NARA SUMBER: Bupati Tangerang Moch. Naesyal Rasyid menerima piaga sebagai nara sumber sarasehan ekonomi syariah.(Dok Diskominfo Kab. Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — TANGERANG—Bupati Tange­rang, Moch. Maesyal Rasyid men­dorong lembaga Masyarakat Eko­nomi Syariah (MES) mampu bersinergi dan berkolaborasi ber­sama untuk berkontrisbusi positif terhadap pembangunan daerah yang bermuara pada kesejahteraan dan keadilan masyarakat Kabu­paten Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menjadi nara­sumber seminar ekonomi syariah yang digelar di Aula Pen­dopo Bupati Tangerang, Selasa (27/01/2026).

”Kami ingin MES ini bisa mem­berikan kontribusi terhadap Ka­bupaten Tangerang yang ber­muara untuk kesejahteraan ma­syarakat, baik dari sisi syariah­nya, keter­bukaan, keadilannya maupun dari sisi pemerataannya,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menandaskan bahwa Kabu­paten Tangerang merupakan dae­rah pertama di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah khusus mengenai Masyarakat Ekonomi Syariah. Perda bisa men­jadi salah satu  landasan hu­kum yang kuat dan juga.

menunjukkan bahwa negara dan pemerintah daerah mem­berikan pengakuan serta du­kung­an terhadap pentingnya peran MES yang setara dengan organisasi besar lainnya di Kabupaten Ta­ngerang dalam menjalankan ber­bagai aktivitas ekonomi ber­basis syariah yang lebih terstruktur hingga ke tingkat desa dan ke­lurahan. 

”Kita sudah punya Perda-nya, bahkan kita yang pertama di In­donesia. Sekarang, fokus kita ber­sama adalah memperluas ke­peng­urusan hingga tingkat kecamatan dan desa, serta yang terpenting adalah meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manu­sia di dalam MES itu sendiri,” tandasnya. 

Seminar Ekonomi Syariah ini insyaAllah sangat memberikan manfaat, melahirkan gagasan konstruktif, serta menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan Kabupaten Tange­rang yang sejahtera, berdaya saing.

Lanjut dia, MES sebagai ”ikon” baru daerah diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi perekonomian masyarakat Ka­bupaten Tangerang. Untuk itu pihaknya sangat mendukung ren­cana program penyediaan fasilitas pinjaman lunak yang bekerja sama dengan perbankan maupun pembentukan Unit Pe­ngelola Dana Bergulir (UPDB) nantinya.  

”Saya ingin MES bukan hanya sekadar lembaga, tapi menjadi kebanggaan Kabupaten Tange­rang. Kita harus merumuskan program yang menyentuh kese­jah­teraan masyarakat, termasuk penyediaan pembiayaan yang mudah dan sesuai prinsip syariah agar warga kita terhindar dari praktik rentenir,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum MES Kabupaten Tangerang M. Mahrusillah mengatakan bahwa Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh dalam mem­bumikan sistem ekonomi syariah sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat. Memperjuangkan ekonomi syariah bukan sekadar pilihan bisnis, melainkan sebuah kewajiban bersama atau fardhu kifayah demi kemaslahatan dunia dan akhirat. 

”Kehadiran MES diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar terhindar dari praktik eko­nomi yang tidak sesuai syariat. Selama 1,5 tahun terakhir, MES Kabupaten Tangerang telah ber­gerak masif melakukan edukasi literasi ekonomi syariah yang menyasar pelaku UMKM dan masyarakat umum di 29 keca­matan, mulai dari wilayah Kronjo hingga Solear,” ungkap Mah­ru­sillah.

Pihaknya juga akan merumuskan dan melaksanakan program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam Rencana Pemba­ngunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang. Salah satunya dengan terus men­dorong terciptanya kawasan ku­liner dan pusat UMKM yang ter­sertifikasi halal. 

”Apresiasi kami kepada Peme­rintah Kabupaten Tangerang yang telah memfasilitasi ruang bagi tumbuh kembangnya ekonomi syariah. Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, dan praktisi, MES optimis Kabupaten Tange­rang dapat menjadi role model penerapan ekonomi kerakyatan berbasis syariah di Indonesia,” ujarnya.

Pada acara seminar tersebut, juga dilakukan   penandatanganan deklarasi bersama ekonomi sya­riah,  MoU antara Lembaga Ke­uangan Mikro Syariah (LKMS) dengan PCNU dan BEI dengan MES.(sep)

Sumber:

Berita Terkait