BJB NOVEMBER 2025

SMPN 4 Curug Wujudkan Program Penghijauan Sekolah

SMPN 4 Curug Wujudkan Program Penghijauan Sekolah

HIDROPONIK: Siswa SMPN 4 Curug saat melakukan praktik menanam dengan cara hidroponik yang ada di halaman sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 4 Cu­rug, Kecamatan Curug, Kabu­paten Tangerang, terus berko­mitmen menanamkan kepe­dulian terhadap lingkungan sejak dini. Salah satu upaya nyata yang dilakukan, yakni melalui kegiatan penanaman tanaman yang melibatkan sis­wa. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sekolah sekaligus mendukung program penghijauan lingkungan seko­lah. Hal ini agar tercipta suasana belajar yang nyaman dengan dukungan lingkungan hijau, asri dan nyaman.

Dalam menjalankan program sekolah ini, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan me­nanam berbagai jenis ta­naman, mulai dari tanaman hias hingga tanaman peneduh. Mela­lui bimbingan para guru, siswa diajarkan cara me­nyiap­kan me­dia tanam, menanam bibit dengan benar, hingga me­rawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembe­lajaran di luar kelas, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam me­mahami pentingnya men­jaga lingkungan.

Kepala SMPN 4 Curug Nining Sulistianingsih mengatakan, kegiatan penanaman tanaman merupakan bagian dari pro­gram pembentukan karakter siswa. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus di­tanamkan sejak dini agar men­jadi kebiasaan positif hing­ga dewasa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan kepada sis­wa bahwa menjaga lingkungan itu dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya de­ngan menanam dan merawat tanaman di sekolah,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (12/1).

Ia menjelaskan, program me­nanam tanaman tidak hanya bertujuan memperindah ling­kungan sekolah, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa. Dengan terlibat langsung, siswa diharap­kan dapat memahami proses tumbuh kembang tanaman serta menumbuhkan rasa tang­gung jawab.

“Kami ingin siswa tidak hanya tahu secara teori, tetapi juga praktik. Mereka menanam, me­rawat sendiri dan melihat sendiri hasilnya. Dari situ akan tumbuh rasa memiliki dan tang­gung jawab terhadap ling­kungan sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nining menu­turkan, kegiatan penghijauan ini juga sejalan dengan upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Keberadaan tanaman di ling­kungan sekolah dinilai dapat memberikan dampak positif bagi kenyamanan dan kese­hatan warga sekolah.(ran)

Sumber: