Guru SD di Ciledug Dilatih AI dan Koding
Para pemateri dari Uhamka usai menggelar workshop bertajuk Deep Learning, Koding and Artificial Intelligence yang digelar di kompleks SDI Al Hasanah Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (3/12) lalu.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, CILEDUG — Dalam upaya menjawab tantangan pendidikan di era digital, SDI Al Hasanah CILEDUG bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) menggelar workshop bertajuk ”Deep Learning, Koding and Artificial Intelligence”.
Kegiatan tersebut digelar di kompleks SDI Al Hasanah Ciledug, Kota Tangerang, selama dua hari, yakni pada 2–3 Januari 2026, dengan menghadirkan Dosen Pascasarjana Uhamka, Prof. Dr. Abdul Rahman A. Ghani, Dosen FKIP Uhamka, Dr. Arum Fatayan, Dosen FTII Uhamka Nunik Pratiwi, dan Nur Chalik Azhar.
Kepala SDI Al Hasanah Ciledug, Hj Sawiyah mengatakan, kegiatan tersebut menyasar para guru tingkat SDI/SD/MI di wilayah Kecamatan Ciledug dan sekitarnya yang bertujuan untuk membekali tenaga pendidik dengan keterampilan teknologi mutakhir yang kini mulai merambah dunia sekolah dasar.
”Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kampus Uhamka, Jakarta sekaligus menghadirkan para pakar akademisinya sebagai pemateri,” kata Hj Sawiyah.
Dikatakannya, para pakar Akademisi tersebut memberikan materi berbagai disiplin ilmu yang difokuskan pada pengenalan Deep Learning dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang disederhanakan untuk konteks pembelajaran anak usia sekolah dasar.
Selain itu, para guru juga diperkenalkan pada dasar-dasar koding yang diharapkan dapat melatih logika berpikir kritis para siswa.
Sawiyah berharap, dengan adanya kegiatan workshop tersebut para guru khususnya tenaga pendidik SDI AL Hasanah dapat memahami sekaligus mengimplementasikan dalam proses belajar mengajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa.
“Adanya workshop ini diharapkan para guru tidak hanya menjadi penonton perubahan teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa,” ujarnya.
Dia menambahkan, SDI Al Hasanah bersama UHAMKA berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya dalam penguasaan teknologi informasi.
”Derasnya arus teknologi kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan untuk lebih maju dan inovatif lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pemateri, Dr Arum Fatayan mengatakan, teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan mengalami perkembangan yang masif dari tahun ke tahun. Kehadirannya dengan fitur, fungsi, dan tampilan yang baru semakin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia tidak terkecuali dalam dunia pendidikan.
”Kecerdasan buatan mulai mengambil peran dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi. Saat ini kecerdasan buatan menjadi bagian primer dalam tumbuh kembang teknologi pendidikan,” kata Dr Arum.
Dia menambahkan, dalam memanfaatkan dukungan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) secara maksimal, guru dan siswa harus mampu beradaptasi dengan situasi dan tugas baru, karena perubahan sosial semakin sering terjadi di era kecerdasan buatan.
”Semakin banyak alat digital akan dibawa ke ruang kelas, dan guru serta siswa perlu berkolaborasi saat mereka mencari cara untuk menggunakannya secara efektif,” ujarnya.
Sumber:

