BJB NOVEMBER 2025

Guru SD di Ciledug Dilatih AI dan Koding

Guru SD di Ciledug Dilatih AI dan Koding

Para pemateri dari Uhamka usai menggelar workshop bertajuk Deep Learning, Koding and Artificial Intelligence yang digelar di kompleks SDI Al Hasanah Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (3/12) lalu.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, CILEDUG — Dalam upaya menjawab tantangan pendi­dikan di era digital, SDI Al Hasanah CILEDUG bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) menggelar workshop bertajuk ”Deep Learning, Koding and Artificial Intelligence”. 

Kegiatan tersebut digelar di kompleks SDI Al Hasanah Ciledug, Kota Tangerang, se­la­ma dua hari, yakni pada 2–3 Januari 2026, dengan meng­hadirkan Dosen Pasca­sarjana Uhamka, Prof. Dr. Ab­dul Rahman A. Ghani, Do­sen FKIP Uhamka,  Dr. Arum Fatayan, Dosen FTII Uhamka Nunik Pratiwi, dan Nur Chalik Azhar.

Kepala SDI Al Hasanah Cile­dug, Hj Sawiyah mengatakan, kegiatan tersebut menyasar para guru tingkat SDI/SD/MI di wilayah Kecamatan Ci­le­dug dan sekitarnya yang bertujuan untuk membekali tenaga pendidik dengan kete­rampilan teknologi mutakhir yang kini mulai merambah dunia sekolah dasar.

”Kegiatan ini berkolaborasi de­ngan Kampus Uhamka, Ja­karta sekaligus mengha­dir­kan para pakar akade­misi­nya sebagai pemateri,” kata Hj Sawiyah.

Dikatakannya, para pakar Akademisi tersebut mem­be­rikan materi berbagai disiplin ilmu yang difokuskan pada pengenalan Deep Learning dan kecerdasan buatan (Ar­tificial Intelligence) yang di­sederhanakan untuk konteks pembelajaran anak usia seko­lah dasar. 

Selain itu, para guru juga diperkenalkan pada dasar-dasar koding yang diharapkan dapat melatih logika berpikir kritis para siswa.

Sawiyah berharap, dengan adanya kegiatan workshop tersebut para guru khususnya tenaga pendidik SDI AL Hasa­nah dapat memahami seka­ligus mengimplementasikan dalam proses belajar mengajar yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa.

“Adanya workshop ini diha­rapkan para guru tidak hanya menjadi penonton perubahan teknologi, tetapi mampu me­manfaatkannya untuk men­ciptakan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan bagi siswa,” ujarnya. 

Dia menambahkan, SDI Al Hasanah bersama UHAMKA berkomitmen untuk terus men­dukung peningkatan kua­litas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khu­susnya dalam penguasaan teknologi informasi.

”Derasnya arus teknologi kami berkomitmen untuk te­rus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan untuk lebih maju dan inovatif lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pemateri,  Dr Arum Fatayan mengatakan, teknologi  Arti­ficial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan  mengalami per­kembangan yang masif dari tahun ke tahun. Keha­dirannya dengan fitur, fungsi, dan tampilan yang baru se­makin berdampak pada ba­nyak aspek kehidupan ma­nusia tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. 

”Kecerdasan buatan mulai mengambil peran dalam ke­giatan pembelajaran di se­kolah maupun perguruan ting­gi. Saat ini kecerdasan buatan menjadi bagian primer dalam tumbuh kembang tek­nologi pendidikan,” kata Dr Arum.

Dia menambahkan, dalam memanfaatkan dukungan ke­cerdasan buatan (Artificial Intelligence) secara maksimal, guru dan siswa  harus mampu beradaptasi dengan situasi dan tugas baru, karena peru­bahan sosial semakin sering terjadi di era kecerdasan bua­tan. 

”Semakin banyak alat digital akan dibawa ke ruang kelas, dan guru serta siswa perlu ber­kolaborasi saat mereka mencari cara untuk menggu­nakannya secara efektif,” ujar­nya.

Sumber: