2,7 Juta Kendaraan Melintas Tol Tamer
Sejumlah kendaraan melintasi tol Tangerang-Merak belum lama ini. (ASTRA INFRA TOL TAMER FOR TANGERANG EKSPRES)--
SERANG — Astra Infra Tol Tangerang-Merak (Tamer) mencatat, hingga Sabtu 3 Januari 2026, tercatat sebanyak 2.700.019 kendaraan telah melintasi ruas tol strategis ini selama periode Natal dan tahun baru atau Nataru.
Kenaikan volume kendaraan terlihat pada arus menuju Pulau Jawa, sementara beberapa titik lainnya menunjukkan tren jumlah yang stabil.
Direktur Operasional ASTRA Tol Tamer Rinaldi mengatakan, dari gerbang tol Merak (entrance) arus kendaraan dari arah pelabuhan menuju Pulau Jawa sejak 2 Januari 2026 mencapai 9.447 kendaraan. "Rata-rata harian berada di angka 17.810 kendaraan, mengalami kenaikan 13,91% dibandingkan periode tahun sebelumnya," katanya dalam keterangan, Minggu (4/1).
Lebih lanjut, dari gerbang Tol Cikupa (Exit), sebanyak 102.396 kendaraan telah keluar melalui gerbang tol sejak hari Tahun Baru. Rata-rata lalu lintas harian mencapai 52.490 kendaraan.
Dengan begitu, total pergerakan di ruas tol Tamer, rata-rata harian secara keseluruhan mencapai 151.604 kendaraan.
"Angka ini naik 4,2% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan dibukanya lajur ketiga di ruas Cilegon Timur - Cilegon Barat. Penambahan kapasitas ini bertujuan untuk mencegah kepadatan dan menjamin keselamatan di titik-titik rawan lonjakan volume.
"Ini demi kenyamanan perjalanan para pengguna jalan," terangnya.
Adapun pembatasan kendaraan barang, diberlakukan hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB untuk mobil barang sumbu 3 atau lebih, kereta tempelan gandengan, serta pengangkut hasil tambang dan bangunan.
"Masih diberlakukan sampai hari ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Manajemen Keberlanjutan dan Komunikasi Perusahaan Astra Infra Tol Tamer, Uswatun Hasanah mengatakan, dalam menghadapi potensi peningkatan volume lalu lintas pada periode Nataru, ASTRA Tol Tamer telah melakukan berbagai upaya peningkatan layanan.
"Pada aspek konstruksi, dilakukan perawatan perkerasan jalan melalui kegiatan rekonstruksi dan pelapisan ulang aspal scrap, fill and overlay/ SFO di sejumlah titik sepanjang Ruas Tol Tangerang-Merak, baik arah Jakarta maupun arah Merak, yang telah dilaksanakan sejak beberapa bulan sebelumnya guna memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik operasi," katanya.
Dari sisi layanan transaksi, ASTRA Tol Tamer menyiagakan tambahan 27 Mobile Reader, 9 Gardu Tandem secara situasional di gerbang tol yang berpotensi mengalami kepadatan, didukung dengan 15 personel layanan transaksi serta teknisi sistem tol yang bersiaga 24 jam.
"Sementara pada layanan lalu lintas, petugas operasional disiagakan penuh selama periode Nataru dan terus berkoordinasi dengan Kepolisian Jalan Raya (PJR), Kepolisian wilayah, serta Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan," paparnya. (mam)
Sumber:

