BJB NOVEMBER 2025

2,7 Juta Kendaraan Melintas Tol Tamer

2,7 Juta Kendaraan Melintas Tol Tamer

Sejumlah kendaraan melintasi tol Tangerang-Merak belum lama ini. (ASTRA INFRA TOL TAMER FOR TANGERANG EKSPRES)--

SERANG — Astra Infra Tol Tange­rang-Merak (Tamer) men­catat, hingga Sabtu 3 Januari 2026, ter­catat sebanyak 2.700.019 ken­daraan telah melintasi ruas tol strategis ini selama periode Natal dan tahun baru atau Nataru.

Kenaikan volume kendaraan terlihat pada arus menuju Pulau Jawa, sementara beberapa titik lainnya menunjukkan tren jumlah yang stabil.

Direktur Operasional ASTRA Tol Tamer Rinaldi mengatakan, dari gerbang tol Merak (entrance) arus kendaraan dari arah pela­buhan menuju Pulau Jawa sejak 2 Januari 2026 mencapai 9.447 kendaraan.  "Rata-rata harian berada di angka 17.810 kendaraan, mengalami kenaikan 13,91% dibandingkan periode tahun se­be­lumnya," kata­nya dalam ke­terangan, Minggu (4/1).

Lebih lanjut, dari gerbang Tol Cikupa (Exit), sebanyak 102.396 kendaraan telah keluar melalui gerbang tol sejak hari Tahun Baru. Rata-rata lalu lintas harian menca­pai 52.490 kendaraan.

Dengan begitu, total pergerakan di ruas tol Tamer, rata-rata harian secara keseluruhan mencapai 151.604 kendaraan. 

"Angka ini naik 4,2% dibanding­kan dengan kondisi lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan dibukanya lajur ketiga di ruas Cilegon Timur - Cilegon Barat. Penam­bahan kapasitas ini bertujuan untuk mencegah kepadatan dan menjamin keselamatan di titik-titik rawan lonjakan volume.

"Ini demi kenyamanan perja­lanan para pengguna jalan," terangnya.

Adapun pembatasan ken­daraan barang,  diberlakukan hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB untuk mobil barang sumbu 3 atau lebih, kereta tempelan gandengan, serta pengangkut hasil tambang dan bangunan.

"Masih diberlakukan sampai hari ini," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Mana­jemen Keberlanjutan dan Ko­munikasi Perusahaan Astra Infra Tol Tamer, Uswatun Ha­sanah mengatakan, dalam menghadapi potensi pening­katan volume lalu lintas pada periode Nataru, ASTRA Tol Tamer telah melakukan berba­gai upaya peningkatan la­yanan. 

"Pada aspek konstruksi, dila­kukan perawatan perke­ra­san jalan melalui kegiatan rekonstruksi dan pelapisan ulang aspal scrap, fill and overlay/ SFO di sejumlah titik sepanjang Ruas Tol Tangerang-Merak, baik arah Jakarta mau­pun arah Merak, yang telah dilaksanakan sejak beberapa bulan sebelumnya guna me­mas­tikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik operasi," katanya.

Dari sisi layanan transaksi, ASTRA Tol Tamer menyiagakan tambahan 27 Mobile Reader, 9 Gardu Tandem secara situa­sional di gerbang tol yang ber­potensi mengalami ke­padatan, didukung dengan 15 personel layanan transaksi serta teknisi sistem tol yang bersiaga 24 jam. 

"Sementara pada layanan lalu lintas, petugas operasional disiagakan penuh selama pe­riode Nataru dan terus ber­koor­dinasi dengan Kepolisian Jalan Raya (PJR), Kepolisian wilayah, serta Dinas Per­hu­bungan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan," paparnya. (mam)

Sumber: