SMPN 2 Balaraja: Siswa Tidak Telat Masuk Sekolah Usai Libur
TEPAT WAKTU: SMPN 2 Balaraja meminta siswa untuk tepat waktu saat kembali masuk sekolah usai libur natal dan tahun baru.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 2 Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mengimbau seluruh peserta didik untuk kembali masuk sekolah tepat waktu usai berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam menegakkan kedisiplinan.
Selain itu, imbauan ini juga untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal sejak hari pertama masuk sekolah. Dengan imbauan tersebut, SMPN 2 Balaraja berharap seluruh kegiatan belajar mengajar pasca libur Nataru dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan rencana pendidikan yang telah disusun.
Kepala SMPN 2 Balaraja Lili Malihatussoliha mengatakan, momentum awal masuk sekolah setelah libur panjang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para siswa, untuk kembali fokus pada kegiatan belajar. Menurutnya, keterlambatan masuk sekolah tidak hanya merugikan siswa secara akademik tetapi juga dapat mengganggu ritme pembelajaran di kelas.
“Libur Natal dan Tahun Baru sudah cukup panjang, sehingga kami berharap seluruh siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk kembali ke sekolah sesuai jadwal. Kami mengimbau agar tidak ada siswa yang datang terlambat, apalagi sampai menambah libur tanpa keterangan yang jelas,” ujanya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (27/12).
Lili menjelaskan, hari pertama masuk sekolah memiliki peran penting dalam membangun kembali suasana belajar, mulai dari penyampaian agenda akademik, evaluasi awal semester, hingga penguatan kedisiplinan dan karakter siswa. Oleh karena itu, kehadiran tepat waktu menjadi hal yang sangat ditekankan oleh pihak sekolah.
“Disiplin waktu adalah bagian dari pendidikan karakter yang terus kami tanamkan di SMPN 2 Balaraja. Ketepatan hadir di sekolah mencerminkan tanggung jawab siswa terhadap kewajibannya sebagai pelajar. Ini bukan hanya soal aturan sekolah, tetapi juga bekal sikap disiplin untuk kehidupan mereka ke depan,” paparnya.
Lili juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mendukung kedisiplinan anak-anaknya, terutama dalam memastikan kesiapan siswa sebelum hari pertama masuk sekolah. Ia berharap adanya sinergi antara sekolah dan orang tua demi terciptanya lingkungan belajar yang tertib dan kondusif.
“Kami berharap orang tua dapat mengingatkan dan mendampingi anak-anaknya agar kembali ke rutinitas sekolah dengan baik. Persiapan seperti perlengkapan sekolah, jadwal bangun pagi, dan kondisi fisik harus diperhatikan agar siswa bisa mengikuti pelajaran dengan maksimal sejak hari pertama,”ungkapnya.
Ia menegaskan, akan tetap mengacu pada tata tertib sekolah dalam menyikapi siswa yang tidak masuk tanpa keterangan atau datang terlambat. Namun demikian, pendekatan pembinaan dan edukatif tetap menjadi prioritas utama.
“Tujuan kami bukan semata-mata memberi sanksi, melainkan menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Kami ingin seluruh siswa kembali ke sekolah dengan semangat baru dan siap mengikuti pembelajaran secara optimal,” tutupnya.(ran)
Sumber:

