BJB

Rawa Buntu Ditata, Median dan U-Turn Dibangun

Rawa Buntu Ditata, Median dan U-Turn Dibangun

BANGUN: Dinas SDABMBK akan membangun median jalan dan U-turn di Jalan Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel. -Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres-

Ahmad mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan karena sebagian ruas jalan akan mengalami penyempitan. Pengalihan jalur pada sisi kanan juga akan diberlakukan untuk memberikan ruang bagi kegiatan konstruksi.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk. Karena itu, pengguna Jalan Rawa Buntu diminta memperhatikan rambu lalu lintas serta petunjuk petugas di lapangan.

Dinas SDABMBK juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki keperluan langsung di kawasan pekerjaan untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus kendaraan selama proses pembangunan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar dampaknya dapat diminimalkan, terutama pada jam-jam sibuk. Kami juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar tidak terjadi kebingungan saat pengerjaan berlangsung," ungkapnya.

Sosialisasi menjadi bagian penting karena perubahan pola lalu lintas dapat berdampak langsung terhadap kebiasaan perjalanan masyarakat. Pengendara yang selama ini menggunakan akses tertentu di Jalan Rawa Buntu perlu mengetahui lokasi pengalihan maupun titik putar balik yang telah ditentukan.

Rencana pembangunan dua U-Turn menjadi salah satu bagian utama dari penataan Jalan Rawa Buntu. U-Turn pertama berada di depan Bank Mandiri dengan lebar 25 meter, sedangkan U-Turn kedua disiapkan di sekitar Pom Bensin RM Payakumbuh dengan lebar 35 meter.

Penentuan dua lokasi tersebut menjadi bagian dari skema pengaturan lalu lintas di ruas jalan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi. Dengan tersedianya titik putar balik yang jelas, kendaraan dapat melakukan manuver pada lokasi yang telah dipersiapkan.

Sementara itu, keberadaan median sepanjang 273 meter berfungsi sebagai pembatas arus kendaraan sekaligus mendukung pola pergerakan yang lebih terarah.

Penataan Jalan Rawa Buntu juga berkaitan dengan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan. Selain menjadi akses menuju Stasiun Rawa Buntu, ruas jalan tersebut melayani pergerakan warga dari kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

"Karena itu, perubahan lalu lintas selama masa konstruksi perlu diantisipasi oleh masyarakat. Pengguna jalan yang mengetahui lebih awal mengenai adanya pekerjaan dapat mengatur waktu perjalanan maupun memilih rute alternatif," ungkapnya.

Dinas SDABMBK meminta masyarakat tidak mengabaikan rambu dan petunjuk lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Rambu yang dipasang di sekitar lokasi proyek menjadi acuan bagi pengendara untuk mengetahui perubahan jalur maupun area yang terdampak pekerjaan.

Selain rambu, petugas di lapangan akan membantu mengarahkan kendaraan apabila diperlukan. Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melewati kawasan konstruksi.

Pemerintah juga berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar perubahan arus kendaraan dapat dipahami sejak awal. Informasi mengenai jadwal pelaksanaan dan detail teknis pekerjaan akan disampaikan melalui kanal resmi Dinas SDABMBK Pemkot Tangsel.

Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan selama proses penataan berlangsung.

Bagi warga yang menggunakan Jalan Rawa Buntu sebagai jalur rutin, informasi mengenai dua U-Turn baru juga penting diketahui. Titik putar balik yang disiapkan berada di depan Bank Mandiri dan sekitar Pom Bensin RM Payakumbuh, dengan masing-masing memiliki lebar 25 meter dan 35 meter.

Sumber: