Maryono Minta Lulusan UMT Mampu Pecahkan Problem Masyarakat
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan memberikan sambutan pada Wisuda ke-19 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma UMT di ICE BSD, Kota Tangsel, Selasa (29/9).-Humas For Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan meminta para lulusan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tidak berhenti pada pencapaian akademik. Sebanyak 3.207 lulusan dari 33 program studi diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Maryono saat menghadiri Wisuda ke-19 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma UMT di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan, Selasa (29/9).
Maryono mengatakan, kelulusan dari perguruan tinggi menjadi awal bagi para wisudawan untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas. Ilmu dan keahlian yang diperoleh selama berada di kampus harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Setelah ini, perjalanan baru dimulai. Jangan biarkan ilmu berhenti menjadi ijazah. Gunakan untuk menghadapi perubahan, memecahkan persoalan, menciptakan peluang, dan memberi manfaat,” tutur Maryono, Selasa (29/9).
Ia menilai, pendidikan yang diberikan lingkungan akademik UMT tidak hanya berorientasi pada kemampuan individu, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan yang dimiliki untuk memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
“Pada dasarnya, apapun yang diajarkan oleh para tim dosen maupun akademisi di civitas akademika Muhammadiyah ini untuk mengajarkan kita bermanfaat dan berguna bagi orang lain dan juga untuk negara kita, Republik Indonesia,” katanya.
Maryono juga menyebut UMT memiliki peran dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang. Kerja sama antara Pemkot Tangerang dan UMT telah dilakukan dalam sejumlah bidang, termasuk kajian, analisis, serta kebijakan publik.
“Kami dengan Universitas Muhammadiyah sudah melakukan kerja sama, baik itu dalam kerja sama kaitan analisis maupun kebijakan-kebijakan publik lainnya. Dan Universitas Muhammadiyah salah satu yang terus berkontribusi terhadap program pembangunan yang ada di Kota Tangerang,” ujarnya.
Menurut Maryono, perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan berbasis pengetahuan. Potensi akademisi dan sumber daya manusia di perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah.
Selain para lulusan, Maryono juga mendorong pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan. Kampus yang berada di Kota Tangerang, termasuk UMT, dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur.
“Untuk para pegawai yang ada di Kota Tangerang, kita manfaatkan kampus-kampus yang ada di Kota Tangerang, salah satunya kampus Universitas Muhammadiyah untuk bisa terus memberikan manfaat buat para pegawai juga, menambah ilmu, dan tentunya banyak hal-hal yang dilakukan di Muhammadiyah untuk berkontribusi terhadap karir bagi para pegawai,” pungkasnya. (mg-9/esa)
Sumber:
