Layanan Paspor di CFD BSD Diserbu Warga
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (kiri) didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang Hasanin meninjau layanan pembuatan paspor di kawasan BSD, Serpong, Minggu (2/8).-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang kembali membuka layanan pembuatan paspor di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Serpong, Minggu (2/8).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di luar hari dan jam kerja.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang Hasanin mengatakan, layanan paspor di CFD BSD merupakan bentuk atensi dari Direktorat Jenderal Imigrasi agar masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih mudah.
"Layanan ini merupakan atensi dari Dirjen Imigrasi agar masyarakat bisa merasakan langsung pelayanan. Jadi selain memberikan pelayanan pada hari kerja, kami juga hadir di luar jam kerja, termasuk pada kegiatan-kegiatan masyarakat seperti Car Free Day," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (2/8).
Hasanin menambahkan, layanan paspor di CFD BSD telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Persyaratan pembuatan paspor sama seperti di kantor imigrasi. Masyarakat cukup mendaftar melalui aplikasi M-Paspor, kemudian datang ke lokasi untuk menjalani proses biometrik.
"Setelah mendaftar melalui M-Paspor, masyarakat tinggal datang untuk biometrik, foto, sidik jari, dan wawancara. Setelah itu diberikan bukti layanan, lalu sekitar tiga hari kemudian paspor bisa diambil di Kantor Imigrasi," tambahnya.
Menurutnya, layanan yang diberikan di lokasi CFD hanya meliputi proses biometrik. Sementara pengambilan paspor dapat dilakukan di Kantor Imigrasi, melalui layanan drive-thru, maupun dikirim langsung ke alamat pemohon menggunakan layanan antar paspor sesuai permintaan masyarakat.
"Kehadiran kami untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sesuai arahan Menteri dan Dirjen Imigrasi, Imigrasi harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi Imigrasi untuk rakyat," jelasnya.
Selain melayani pemohon yang telah mendaftar melalui aplikasi M-Paspor, pihaknya juga tetap menerima masyarakat yang datang langsung atau walk-in. "Kalau ada masyarakat yang baru mengetahui adanya layanan ini saat CFD berlangsung, tetap kami layani," ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi menyediakan kuota awal sebanyak 40 pemohon dan seluruh kuota telah terpenuhi. Dengan tambahan pemohon walk-in, jumlah masyarakat yang dilayani ditargetkan mencapai sekitar 50 orang.
"Kuota awal 40 orang sudah penuh. Dengan tambahan walk-in, target pelayanan hari ini bisa mencapai sekitar 50 pemohon," tutupnya. (bud/esa)
Sumber:

