Peringati Hari Disabilitas Internasional, Anak Difabel Butuh Masyarakat

TANGERANG – Memperingati Hari Disabilitas Internasional, masyarakat harus memberikan apresiasi penuh kepada siapapun termasuk kepada para penyandang disabilitas. Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, ribuan anak disabilutas, orangtua siswa dan juga pemerhati anak disabilitas mengikuti kegiatan se-Tangerang Raya. “Dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional ini, kita tidak boleh mendiskriminasi keberadaan para penyandang disabilitas yang ada disekeliling kita. Mereka harus diberi kebebasan untuk mengaktualisasikan dirinya dengan penuh rasa percaya diri,” terang Ngatini, Kepala Sekolah Berkebutuhan Khusus (SKh) Negeri 01 Kabupaten Tangerang. Ngatini terus memberikan motivasi kepada seluruh anak didiknya, agar para penyandang disabilitas tetap semangat dan maju dalam segala bidang. Karena para penyandang disabilitas adalah istimewa, memiliki kelebihan dari keterbatasan yang ada karena itu mereka juga memiliki hak yang sama seperti anak lainnya untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan dan lainnya. Ngatini menyampaikan, bahwa pemerintah harus memperhatikan hak-hak para penyandang disabilitas. Menurutnya, pemerintah harus mengamodir seluruh pihak guna mewujudkan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas, menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri dan tanpa diskriminasi. “Untuk menciptakan lingkungan yang ramah terhadap para penyandang disabilitas harus adanya program dan pelayanan yang mampu memberikan dorongan, serta dukungan moral dan materi untuk keberlangsungan hidupnya,” lanjut Ngatini. Dia menambahkan, perlunya program dan pelayanan untuk para penyandang disabilitas penting sekali untuk digulirkan oleh pemerintah, agar menghadirkan mereka ditengah-tengah masyarakat yang masih memiliki stigma negatif terhadap mereka. “Sudah saatnya pemerintah harus menggulirkan program dan pelayanan yang mampu menghapus stigma negatif dari masyarakat terhadap para penyandang disabilitas, selamat memperingati Hari Disabilitas 3 Desember,” tutupnya. (mas)
Sumber: