Kemendikdasmen Kolaborasikan Program Super Teacher dengan DBL Indonesia
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti saat menerima audiensi Founder sekaligus CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda (kiri), di Kantor Kemendikdasmen, Rabu, 6 Mei 2026. --
Program DBL Super Teacher terbuka gratis untuk seluruh guru di Indonesia. Peserta akan melalui proses seleksi sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, pembelajaran, hingga pengalaman belajar ke luar negeri—mengadopsi konsep serupa dengan DBL Camp untuk pelajar.
Kemendikdasmen Ajak Kolaborasi di Bidang Manajemen Talenta
Pertemuan antara DBL Indonesia dan Kemendikdasmen tersebut bersifat konkret, bukan sekadar seremonial. Audiensi langsung ditindaklanjuti dengan rapat yang melibatkan pejabat struktural Kemendikdasmen, di antaranya Mariman Darto (Staf Ahli Bidang Manajemen dan Talenta), Rusprita Putri Utami (Kepala Pusat Penguatan Karakter), Maria Veronica Irene Herdjiono (Kepala Pusat Prestasi Nasional), Arif Jamali (Direktur Guru Dikmen Diksus), dan Asep Sukmayadi (Ketua Tim Peserta Didik Direktorat SMA).
Dalam forum tersebut, Kemendikdasmen tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan DBL Indonesia yang dinilai memiliki pengalaman profesional dalam manajemen olahraga.
“Kami berharap bisa melakukan kolaborasi dalam berbagai aspek. Misalnya pembenahan pengelolaan event rutin di bidang manajemen talenta agar lebih profesional,” kata Mariman.
Selain itu, Kemendikdasmen juga berharap DBL Indonesia dapat terlibat dalam proses asesmen tes kebugaran pada masa MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Hal ini muncul setelah pihak kementerian melihat penerapan konsep sport science dalam penyelenggaraan Kopi Good Day DBL Camp 2026 yang berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei lalu.
Dalam audiensi bersama Kemendikdasmen itu, Azrul Ananda juga sempat menyerahkan cinderamata berupaya sepatu DBL Play 2.0 custom bertemakan pendidikan. Sama seperti sepatu custom untuk skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star, sepatu itu hasil kolaborasi dengan Assadul Wafi Al Mawardi, seorang visual artist dari Sneakcares. (*)
Sumber:
