Program TJSL di Pulo Panjang Harus Berkelanjutan
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menghadiri peresmian renovasi SDN Pulo Panjang 2, di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Kamis (15/10).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengapresiasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) milik PT PLN Persero melalui PLN Peduli dengan menggandeng Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa) di SDN Pulo Panjang 2, Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel.
Menurut Najib, program tersebut harus berkelanjutan karena berfokus pada tiga aspek utama, yakni pelestarian lingkungan, pengembangan sarana olahraga, dan penguatan fasilitas literasi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan potensi siswa di wilayah kepulauan.
"Saya apresiasi program ini, karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. Apalagi mereka melakukannya di wilayah kepulauan, tentu harus berkelanjutan," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (15/10).
Menurut Najib, kehadiran PLN Peduli di Kabupaten Serang bukan kali pertama sebab berbagai program telah direalisasikan melalui kerja sama dengan Harfa Banten, termasuk menjangkau wilayah yang jauh dari jangkauan seperti Pulo Panjang.
"Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan," ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan mengatakan, program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap perkembangan generasi muda, melalui dukungan fasilitas pendidikan dan lingkungan yang sehat.
Menurut dia, PLN mempercayakan Harfa Banten sebagai mitra pelaksana atau Person In Charge (PIC), dalam merealisasikan sejumlah program sosial di wilayah Banten.
"Harfa Banten telah menjadi mitra kami dalam berbagai program, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga advokasi, kesehatan, dan tanggap bencana. Kami berharap kolaborasi ini, dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan SDN Pulo Panjang 2 ini sebagai lokasi program didasarkan pada kebutuhan sekolah serta kondisi geografisnya yang relatif jauh dari pusat perkotaan.
Ia berharap program ini menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi.(agm)
Sumber:
