BJB

Desember, Pembangunan SDN Inpres Cikeusal Selesai

Desember, Pembangunan SDN Inpres Cikeusal Selesai

Kepala Bidang SD pada Dindikbud Kabupaten Serang Abidin Nasyar Surya saat diwawancarai wartawan di Pendopo Bupati Serang, beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pembangunan SDN Inpres Cikeusal yang terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang sudah mencapai 75 persen. Desember ini ditargetkan pembangunan SD tersebut selesai.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Abidin Nasyar Surya saat diwawancarai wartawan di Pendopo Bupati Serang, Minggu (11/10).

“Sehingga pada tahun ajaran baru 2027 bangunan tersebut sudah bisa ditempati, dan para siswa bisa pindah untuk me­laksanakan KBM,” katanya.

Abidin mengatakan, adanya gedung sekolah baru tentunya menjadi upaya pemerintah daerah memberikan sarana pendidikan yang lebih baik untuk mening­katkan kualitas dan layanan mutu pendidikan.

"Karena untuk meningkatkan mutu dan layanan pendidikan tentu harus ditopang dengan sarana prasarana pendidikan yang luar biasa," ujarnya.

Dikatakan Abidin, ada tujuh ruang kelas baru pada bangunan SDN Inpres Cikeusal ini. Ditambah ada ruang guru dan kepala sekolah serta lapangan upacara serta pemagaran di pinggir sekolah.

Adapun ruangan perpustakaan sekolah belum tersedia. Kemungkinan akan menyusul yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

"Ini anggarannya semua dari pihak tol, hanya menyediakan tujuh ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, lapangan upacara, pemagaran juga. Jadi sistemnya hibah, kalau sudah selesai maka dihibahkan ke Pemkab Serang," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, SDN Inpres Cikeusal sudah delapan tahun tidak ada kepastian, namun tahun ini akhirnya dapat dibangun oleh PT WIKA yang telah menyelesaikan masalah lahannya. 

"PT WIKA yang membangun sekolahnya termasuk masalah lahannya juga, Pemkab Serang hanya terima kunci saja, semoga berjalan lancar dan bisa segera ditempati para siswa dan guru. Sementara ini KBM masih di sekolah lama, jika sekolah baru selesai baru direlokasi," katanya. (agm)

Sumber: