BJB FEBRUARI 2026

Lomba Bertutur Dorong Siswa Gemar Baca

Lomba Bertutur Dorong Siswa Gemar Baca

Peserta festival foto bersama usai prmbukaan acara di Gedung Layanan Perpustakaan Aulia Pandeglang, Selasa (12/5). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, PANDEGLANG — Pemkab Pan­deglang terus mendorong pe­ningkatan budaya literasi di ka­langan generasi muda melalui berbagai program edukatif. Salah satunya dengan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD Sederajat se-Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 di Gedung Layanan Perpus­takaan Aulia Kabupaten Pandeg­lang, Selasa (12/5).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabu­paten Pandeglang, Tb Nandar Suptandar.

Dalam sambutannya, Nandar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Perpus­takaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Pandeglang yang terus berkomitmen menghadirkan program literasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi telah mengubah pola literasi ge­nerasi saat ini, terutama generasi alpha yang lebih dekat dengan dunia digital dibandingkan metode literasi konvensional.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Generasi sekarang tumbuh di era digital, sehingga budaya membaca harus terus diperkuat agar mereka tetap memiliki wawas­an luas, pola pikir kritis, serta karakter yang kuat,” kata Nandar.

Ia berharap, melalui lomba ber­tutur ini lahir inovasi dan semangat baru dalam melestarikan budaya lokal, sejarah, serta meningkatkan minat baca di tengah derasnya arus informasi digital.

Nandar juga mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, keluarga, komunitas literasi hingga ma­syarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca di Pandeglang.

“Budaya literasi di Pandeglang masih perlu terus ditingkatkan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini indeks literasi daerah bisa meningkat dan sejajar dengan daerah lainnya,” ujar dia.

Kepada seluruh peserta, ia ber­pesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi spor­tivitas.

"Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi pengalaman, kebe­ranian tampil, dan proses belajar yang didapat menjadi hal yang sangat berharga,” pesannya.

Sementara itu, Kepala DPAD Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni mengatakan, lomba ber­tutur ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Bubur Terasi Tahun 2026 yang diselenggarakan sebagai upaya menggairahkan budaya membaca dan literasi di tengah masyarakat.

Lomba bertutur ini diikuti oleh 50 peserta dari SD sederajat se-Kabupaten Pandeglang. Selain itu, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan lain seperti bimtek literasi informasi, lomba perpustakaan desa dan kelurahan, lomba video literasi, lomba menu­lis resensi buku, hingga pembinaan perpustakaan masyarakat,” katanya. 

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pembentukan karakter, serta penguatan budaya literasi sejak dini.

Neneng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terseleng­garanya kegiatan tersebut, khu­susnya kepada Bupati Pandeglang atas perhatian dan komitmennya dalam pengembangan budaya literasi di daerah. (fad)

Sumber: