Emak-emak Protes, Elpiji Diduga Dioplos
Pemilik warung di Rangkasbitung menata gas elpiji 3 kilogram untuk dijual, Selasa (5/5). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Masyarakat Kabupaten Lebak terutama ibu rumah tangga (IRT) menduga banyak gas elpiji 3 kilogram yang beredar dan dijual ke masyarakat adalah gas elpiji yang dioplos dengan angin. Pasalnya, banyak gas si melon tersebut habis hanya dipakai dua atau tiga kali masak.
Nurul Khodijah, IRT di Kecamatan Rangkasbitung mengaku, dalam beberapa hari ini dirinya sudah mengganti gas elpiji 3 kilogram dua kali, padahal baru menggunakan masak nasi dan sayur dua kali. Namun, di hari selanjutnya gas sudah habis.
"Saya heran ko gas habisnya cepat, padahal baru juga dua kali dipakai masak, saya lihat regulator hingga selang tidak ada yang bocor, tapi jarum regulator sudah kembali ke angka nol," kata Nurul kepada wartawan, Selasa (5/5).
Dia menduga, gas elpiji yang dibeli takarannya sudah dikurangi, dan diisi oleh angin agar bisa menekan jarum regulator hingga bisa ke pengisian penuh.
"Saya lihat kemarin jarum regulator masih diatas, tapi sekarang sudah ada di bawah yakni di angka nol," ujarnya.
Lanjut Nurul, dia mencoba untuk menanyakan ke warung tempatnya biasa beli yakni di lingkungan perumahannnya dengan harga Rp24 ribu. Tapi, warung tidak tahu apa-apa, karena dia beli elpiji dari pangkalan yang diantar langsung ke warungnya.
"Iya, saya minta ini ditindaklanjuti oleh aparat hukum dan menindak tegas agen atau pangkalan yang nakal, karena sudah merugikan masyarakat sebagai konsumen," paparnya.
Yani, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispetindag) Lebak membenarkan jika saat ini marak beredar gas elpiji 3 kilogram oplosan. Untuk itu, dia meminta agar masyarakat berani melaporkan jika melihat ada kegiatan yang mencurigakan terkait gas elpiji.
"Belum lama ini di Kecamatan Maja, polisi sudah menggerebek tempat pengoplosan gas elpiji, untuk itu saya minta data warung yang di tempat Ibu Nurul Khodijah beli di pangkalan atau agen mana, biar kita dan polisi langsung melakukan sidak," ucapnya. (fad)
Sumber:
