BJB NOVEMBER 2025

OPD Diharapkan Optimal Tangani Banjir

OPD Diharapkan Optimal Tangani Banjir

Kepala Bapperida Kabupaten Serang Devid Hermawan saat ditemui wartawan beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pem­kab) Serang melalui Badan Perencanaan Pemba­ngunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang meminta organisasi pe­rangkat daerah (OPD) dapat cepat dan optimal dalam melaksanakan program seputar pena­nganan kebencanaan di Kabupaten Serang.

Hal itu dilakukan supaya penanganan bencana khususnya banjir di Kabupaten Serang dapat sesuai kaidah-kaidah peren­canaan yang telah dilakukan masing-masing OPD.

Kepala Bapperida Kabupaten Serang, Devid Hermawan mengatakan, bencana hidrome­teorologi yang terjadi di Kabupaten Serang, tentunya harus secepatnya dita­ngani dengan tepat dan optimal.

Namun, harus juga memastikan kaidah program dalam perencanaannya disamping dilakukan dengan cepat dan optimal, karena nantinya indikator-indikator kinerja yang telah ditetapkan ini bisa tercapai dengan baik.

"OPD terkait yang menangani banjir baik BPBD, DPUPR, DinasPerkim, dan lainnya, punya indikator kinerja ma­sing-masing dan tinggal dilaksanakan, namun harus sesuai juga dengan kaidah perencana­an. Supaya bisa optimal, dan tepat sasaran," katanya, Jumat (30/1).

Devid mengatakan, tugas dari Bapperida yaitu memastikan apa yang telah dilakukan OPD dalam penanganan bencana, agar pertang­gungjawaban mereka bisa baik dalam peren­canaan maupun pengang­garannya.

Ia mengakui, sejauh ini OPD terkait sudah optimal dalam penanganan bencana khu­sus­nya banjir, tapi tetap harus diting­katkan agar semuanya bisa terselesaikan.

"Sejauh ini, kita lihat sudah sangat opti­mal, sudah banyak yang dilakukan OPD dalam menangani bencana khususnya banjir. Namun, harus terus ditingkatkan supaya bisa tersele­saikan dengan baik dan cepat," ujarnya.

Dikatakan Devid, ke depan, pihaknya ingin supaya aspek mitigasi bencana bisa menjadi pertimbangan dalam proses perencanaan maupun penganggarannya agar lebi terperinci.

Selain itu, pihaknya meminta Kajian Risiko Bencana (KRB) yang dibuat BPBD Kabupaten Serang dapat segera diselesaikan untuk nantinya menjadi bahan penanganan bencana.

"Apa yang telah dilaksanakan OPD khu­sus­nya di BPBD, masuk dalam rencana kerja keuangan daerah, kami tentunya akan mendorong dan mengawal proses pelak­sanaannya. Sehingga, dari segi peren­canaan dan penganggaran bisa antisipatif dan berjalan sesuai kaidah aturan," ucap­nya. (agm)

Sumber: