KOSAMBI – Banyak cara untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satunya, warga yang tinggal di Kampung Kresek RT 04/07, Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan yang tertulis di banner yang terpasang di tempat umum. Masid, Ketua RT 04/07 Desa Rawa Burung mengatakan, pihaknya berupaya mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan melalui banner yang bertuliskan “Ingat orang beriman tidak membuang sampah sembarangan”. Menurutnya, himbauan ditulis dengan kalimat yang santun, bertujuan agar ajakan kebaikan ini bisa diterima baik oleh masyarakat yang membaca. Ketika pesan bisa tersampaikan dengan baik, ia yakin bahwa warga akan melaksanakan pesan dengan kesadaran yang tersimpan di dalam hati. “Jadi, dengan kesadaran dari diri sendiri untuk menjaga kebersihan lingkungan, maka masyarakat akan berusaha menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke jalan dan Kali Kresek,” kata Masid, kemarin. Lebih lanjut, ia menyebutkan, bila masyarakat menyadari kalau lingkungan yang bersih akan berdampak baik ke kesehatan. Bahkan, kalau kesehatan sudah menjadi kebutuhan, maka masyarakat bisa mengubah pola hidup ke yang lebih baik. Saat ini, ia mengungkapkan, banyak warga masih menggunakan saluran air Kali Kresek untuk mencuci pakaian. Selain itu, anak-anak juga masih mengunakan air tersebut untuk mandi. Jadi, warga harus menjaga kebersihan air kali agar dapat digunakan dengan baik. “Di Kali Kresek, tidak ada warga yang buang air besar (BAB). Warga cuma pakai air kali untuk mencuci pakaian, bila debit air sedang banyak,” ujarnya. Bila air Kali Kresek sedang surut dan kotor, lanjutnya, masyarakat tidak menggunakan air kali untuk mencuci pakaian. Terpaksa, mereka menggunakan pompa air listrik di rumah mereka masing-masing. Rohati, seorang warga mendukung ajakan untuk tidak membuang sampah sebarangan. Menurutnya, himbauan tersebut bisa berdampak positif, sehingga pemukiman dan Kali Kresek menjadi lebih bersih. “Maka, saya menjadi lebih enak menggunakan air kali untuk mencuci pakaian,” ujarnya. Kenapa masih menggunakan air Kali Kresek untuk mencuci pakaian, ia menyebutkan bila menggunakan pompa air listrik untuk mencuci pakaian, maka tagihan biaya listrik mencapai Rp150 ribu per bulan, sedangkan kalau tidak meggunakan pompa air listrik, tagihan hanya sekitar Rp100 saja. (mg-2/mas)
Pasang Banner Cegah Buang Sampah Dikali
Sabtu 03-11-2018,02:58 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,22:06 WIB
Grand El Hajj, Perdana Terbangkan Calon Jemaah Haji Asal Banten, Calhaj Tak Perlu Repot
Minggu 19-04-2026,21:54 WIB
22 April Calhaj Mulai Diterbangkan, Mehaj Pastikan Ratusan Visa Petugas PPIH Diterbitkan
Minggu 19-04-2026,19:14 WIB
SMPN 1 Kronjo Bagikan Tablet Penambah Darah Cegah Anemia
Minggu 19-04-2026,19:17 WIB
SMPN 1 Pasar Kemis Raih Prestasi Membanggakan dari Renang hingga Voli
Minggu 19-04-2026,21:39 WIB
Kloter Pertama Berangkat 22 April, 393 Calhaj Asal Kota Tangerang
Terkini
Minggu 19-04-2026,22:23 WIB
Sri Panggung Usung Nyimas Melati Jadi Tokoh Nasional
Minggu 19-04-2026,22:06 WIB
Grand El Hajj, Perdana Terbangkan Calon Jemaah Haji Asal Banten, Calhaj Tak Perlu Repot
Minggu 19-04-2026,22:00 WIB
Antrean Haji Tembus 40 Tahun, IKAPHI Dorong Reformasi dan Skema “War Ticket”
Minggu 19-04-2026,21:57 WIB
Tawuran Berujung Maut, 14 Pelajar Diamankan Polisi
Minggu 19-04-2026,21:55 WIB