TIGARAKSA--Meski Pilkada Kabupaten Tangerang hanya diikuti oleh pasangan calon tunggal, polisi tetap mewaspadai potensi terjadinya kerusuhan. Untuk memastikan kesiapan, Polres Kota Tangerang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispam Kota). Simulasi menangani kerusuhan digelar di halaman Gedung Serba Guna Puspem Kabupaten Tangerang, Senin (26/2). Dalam simulasi tersebut diperagakan adegan massa berunjuk rasa di Kantor KPUD Kabupaten Tangerang. Tak hanya menggeruduk kantor KPUD, mereka juga memblokir jalan. Imbasnya, kemacetan pun tak terhindarkan. Anggota Polres Kota Tangerang yang saat itu bertugas, melakukan negosiasi dengan massa. Namun negoisasi tak berhasil. Puluhan massa tetap dengan aksinya, memblokir jalan. Petugas pun, bersikap tegas. Sejumlah pasukan dikerahkan untuk membubarkan massa. Aksi serang dan dorong-dorongan antara massa dan anggota Polres Kota Tangerang, tak bisa dihindarkan. Massa semakin beringas. Mereka melempari petugas dengan berbagai benda yang ada di sekitarnya. Serangan itu, direspons dengan pagar manusia dan tameng. Bahkan, mobil water cannon pun dikerahkan. Semprotan air ke arah massa, membuat mereka kocar-kacir. Mereka yang menjadi provokator diamankan. “Dengan peragaan ini, Polres Kota Tangerang siap mengamankan Pilkada Kabupaten Tangerang,” kata Wakapolres Kota Tangerang AKBP Oki Waskita usai kegiatan. Oki menambahkan, proses pengamanan pilkada meliputi pengamanan saat kampanye, masa tenang, pemungutan suara, dan pleno penghitungan suara. “Termasuk pengamanan kotak suara serta kemungkinan adanya silang sengketa soal pasangan calon tunggal atau kotak kosong,” ujar Wakapolres. Selain bekerja sama dengan instansi lain, kata Oki, Polres Kota Tangerang juga menyiapkan tim pengendali massa (dalmas), tim negosiator, dan tim penindakan yang berkoordinasi dengan tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Simulasi ini agar tim pengamanan memiliki gambaran saat pelaksanaan tugas,” ujarnya. Kegiatan simulasi ini dihadiri Plt. Bupati Tangerang Hermansyah, Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Yoga Muhammanto, Kajari Kabupaten Tangerang Firdaus, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan, Ketua KPU Kabupaten Tangerang Ahmad Jamaludin, dan Ketua Panwaslu Kabupaten Tangerang Muslih. Simulasi itu melibatkan 265 personel polres dan polsek, 35 personel TNI, 20 personel Dinas Perhubungan, 20 personel Satpol PP, dan 10 warga dari tiap polsek untuk menambah jumlah massa. (mg-14/bha)
Calon Tunggal Polisi Tetap Waspada
Selasa 27-02-2018,07:03 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,22:04 WIB
Pemkot Tangsel Evaluasi Penyebab Banjir
Senin 06-04-2026,18:21 WIB
SMPN 1 Sukamulya Belajar Jelang TKA, Siswa Bisa Gunakan HP
Senin 06-04-2026,22:02 WIB
Pemda Nilai WFH Bisa Hemat BMM dan Listrik
Senin 06-04-2026,19:23 WIB
Eggciting Escape at Atria: Paket Liburan Keluarga Spesial April 2026
Senin 06-04-2026,18:24 WIB
Kembangkan Potensi Siswa SMPN 1 Mauk Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler, Hidupkan Kembali Ekskul Basket
Terkini
Senin 06-04-2026,22:06 WIB
WFH Dinilai Bukan Solusi Hemat BBM, Pengamat Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Senin 06-04-2026,22:04 WIB
Pemkot Tangsel Evaluasi Penyebab Banjir
Senin 06-04-2026,22:02 WIB
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan TKA di SMPN 1 Curug
Senin 06-04-2026,22:02 WIB
Pemda Nilai WFH Bisa Hemat BMM dan Listrik
Senin 06-04-2026,21:57 WIB