TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin mendorong generasi muda memperbanyak karya nyata, mengembangkan potensi, dan menjaga persatuan sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemuda dinilai perlu membuktikan kemampuan melalui kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar mengandalkan pengetahuan dan gagasan.
Pesan itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri Apel 2.000 Pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Alun-Alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, Rabu (28/10).
Menurut Sachrudin, peringatan Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan meneruskan semangat perjuangan para pendahulu bangsa.
“Masa depan bangsa Indonesia ini di tangan anak-anak muda yang mau belajar, mau berkarya. Jadi, anak muda bukan hanya pintar berbicara, tapi terus berkarya,” tegasnya.
Ia mengatakan, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan pembangunan gedung dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang kreatif, produktif, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
“Semangat anak muda ini merupakan energi sebuah bangsa, energi sebuah kota, energi sebuah lingkungan, energi sebuah keluarga,” katanya.
Sachrudin juga mengapresiasi antusiasme ribuan pemuda yang mengikuti apel tersebut. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan positif dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan budaya Indonesia.
Penampilan seni dan budaya dalam kegiatan itu turut menjadi sarana mengenalkan serta melestarikan kekayaan budaya kepada generasi muda. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga ikut menjaga identitas bangsa.
Pemkot Tangerang, lanjut Sachrudin, berupaya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas dan mengembangkan potensi. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang bagi talenta yang belum tergali agar dapat berkembang dan berkontribusi bagi daerah.
“Kita terus berupaya menyajikan sesuatu yang bisa menarik perhatian, mendorong semangat anak-anak muda, serta menampilkan karya-karya dan karya nyata mereka. Mudah-mudahan potensi yang belum muncul bisa muncul, dan yang sudah ada bisa tumbuh berkembang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menilai, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperluas kesempatan bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, dan terlibat dalam pembangunan daerah.
Ia mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang yang melibatkan pemuda berprestasi sebagai petugas upacara. Menurutnya, pelibatan tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Ini luar biasa. Hormat untuk teman-teman Dispora. Seluruh perangkat yang melaksanakan upacara Sumpah Pemuda hari ini merupakan pemuda-pemuda berprestasi Kota Tangerang,” ujar Saiful.
Saiful menegaskan, pemerintah daerah bersama DPRD perlu terus memberikan ruang kepada pemuda untuk mengambil peran dalam pembangunan. Kesempatan tersebut penting sebagai bagian dari persiapan regenerasi kepemimpinan di masa mendatang.
“Ini menjadi rangsangan tersendiri bagi anak-anak muda. Bagaimana pemerintah Kota Tangerang, baik legislatif maupun eksekutif, memberikan kesempatan kepada generasi ini untuk mengisi masa depan ketika kami sudah purnatugas. Ini luar biasa, Tangerang hebat,” katanya.