Camat Mamat Pertahankan Program Nyaba Kampung

Kamis 30-07-2026,21:24 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Camat Pamulang, Mamat memastikan akan melanjutkan program unggulan Nyaba Kampung yang sebelumnya sukses dijalankan saat memimpin Kecamatan Ciputat. Program tersebut dinilai efektif untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap langsung berbagai persoalan di lingkungan.

Mamat mengatakan, Nyaba Kampung akan menjadi salah satu agenda rutin di Kecamatan Pamulang. Melalui program tersebut, dirinya bersama jajaran kecamatan akan mengunjungi satu RW secara bergiliran setiap pekan.

"Program Nyaba Kampung tetap akan saya laksanakan di Pamulang. Menurut saya, program ini sangat efektif untuk mendekatkan diri dengan ketua RT, RW dan masyarakat," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (30/7).

Mamat menambahkan, kegiatan tersebut direncanakan digelar setiap hari Jumat di wilayah perkampungan. Dalam setiap kunjungan, rombongan kecamatan akan berkeliling ke seluruh RT di RW yang menjadi lokasi kegiatan untuk melihat langsung kondisi lingkungan.

"Kami keliling dulu melihat kondisi setiap RT. Setelah itu kerja bakti sebentar, lalu dilanjutkan diskusi tematik membahas persoalan yang ada di wilayah tersebut," tambahnya.

Selain di kawasan perkampungan, program serupa juga akan menyasar kawasan perumahan. Pelaksanaannya menyesuaikan permintaan warga, yakni pada Sabtu atau Minggu apabila tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan lainnya.

Menurut Mamat, tujuan utama Nyaba Kampung adalah memperkuat silaturahmi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan sarana dan prasarana umum.

"Yang dibahas biasanya persoalan lingkungan, fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut," jelasnya.

Ia megungkapkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas camat sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 82 Tahun 2016, antara lain mengoordinasikan ketenteraman dan ketertiban umum, penegakan peraturan daerah, serta penyelenggaraan sarana dan prasarana umum.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Nyaba Kampung juga akan diisi dengan kerja bakti atau Jumat Bersih sebelum berdialog dengan warga.

"Setelah kerja bakti, baru kita duduk bersama berdiskusi. Dari situ kami bisa mengetahui kebutuhan dan usulan prioritas masyarakat," tuturnya.

Mamat mengungkapkan, saat memimpin Kecamatan Ciputat dirinya menangani 105 RW dan 566 RT. Sementara di Kecamatan Pamulang terdapat 157 RW dengan sekitar 824 RT. 

Dengan jumlah tersebut, ia memperkirakan dibutuhkan waktu sekitar tiga setengah tahun untuk mengunjungi seluruh RW apabila program dilakukan secara rutin setiap pekan.

Meski memiliki karakteristik wilayah yang berbeda, Mamat menilai kebutuhan dasar masyarakat di setiap kecamatan tetap sama, yakni menginginkan lingkungan yang aman, nyaman dan tertata.

"Pada dasarnya masyarakat ingin wilayahnya aman dan nyaman. Ketenteraman, ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat menjadi kebutuhan utama yang akan terus kami perkuat di Pamulang," tutupnya. (bud/esa)

Kategori :

Terpopuler